Ramuan Tradisional Dari Daun Jambu Biji

Penyebab diare adalah amoeba, diantaranya bakteri (Staphylococcus, E. coli, S. typhi, Shigella dysentrie, Vibrio cholerae, Campylobacter,) dan virus golongan rotavirus dan norwalk. Bakteri penyebab diare diantaranya adalah Shigella dysentrie, Campylobacter, Staphylococcus dan Escherichia coli, Salmonella typhi, Vibrio cholerae(Biswas et al., 2013)

Saat ini penggunaan tanaman herbal diminati oleh masyarakat. Tanaman yang sering digunakan untuk terapi diare salah satunya, yakni daun jambu biji. Psidium guajava L., jambu biji memiliki bahan aktif yakni quercetin mampu berfungsi sebagai inhibitor pengeluaran senyawa asetilkolin dan kontraksi usus (Permatasari etal., 2011)

Senyawa tannin berfungsi untuk menghambat peristaltik usus. Senyawa minyak atsiri (volatile oil) dan senyawa alkaloid merupakan senyawa yang menghambat pertumbuhan dan membunuh mikroorganisme di organ usus (Sugiarti et al., 2019)

Ekstrak daun jambu biji dapat dijadikan alternatif herbal untuk mengobati diare (Schulz, 2012)


Dibawah ini adalah beberapa cara untuk mengelola daun jambu biji:

a. Sebanyak 30 gram daun jambu segar dan tepung beras sebanyak kurang lebih 10 gram digongsongsampai menguning. Kemudiandirebus selama 15 menit dalam dua gelas air sampai mendidih. Kemudian air saringan siap untuk diminum.

b. Daun jambubiji, Psidium guajava L sebanyak 30 gram dicuci kemudian ditumbuk hingga halus. Kemudian tambahkan dengan NaCl (garam natrium klorida) sebanyak 5 gram, dan separuh cangkir air hangat, kemudian aduklah sampai homogen. Air yang telah disaring bisa segera diminum.

c. Sebanyak 6 lembar daun jambu biji, Psidium guajava Lmuda kemudian dicuci, dan dilakukan perebusandalam 600 mL airsampai tersisa setengahnya.

Manfaat buah jambu biji selain dimanfaatkan untuk pengobatan misalnya untuk mengobati demam berdarah (DBD), menjaga tekanan darah normal, mengobati sariawan, memperlancar system pencernaan, menurunkan kolesterol, menjaga daya tahan tubuh, menjaga keteraturan denyut nadi, mencegah anemia dan menjaga kesehatan mata (Biswas et al, 2013).

Dikutip dari jurnal, PEMBUATAN RAMUAN TRADISIONAL UNTUK MENGATASI DIARE PADA ANAK DI PAUD KHA. WACHID HASYIM BANGIL, PASURUAN

Tanggal akses: 2021

Penulis : AstiRahayu, I.A.K Pramushinta, Dewi PerwitoSari.

Sumber :  https://doi.org/10.36456/abadimas.v5.i01.a2703

Jurnal Abadimas Adi BuanaVol. 5No.0I(2021)e-ISSN :2622-5719|p-ISSN : 2622-5700~ 4~diminumdiminum.