Penyebab Jerawat dan Cara Mencegahnya

Acne vulgaris (jerawat) adalah penyakit kulit akibat peradangan kronis dengan patogenesis kompleks, melibatkan kelenjar sebasea, hiperkeratinisasi folikular, kolonisasi bakteri berlebihan, reaksi imun tubuh, dan peradangan (Madelina dan Sulistyaningsih, 2018).

Pemicu timbulnya jerawat antara lain genetik, aktivitas hormonal pada siklus menstruasi, stres, aktivitas kelenjar sebasea yang hiperaktif, kebersihan, makanan, dan penggunaan kosmetik. Jerawat disebabkan oleh penyumbatan pori kulit sehingga sekresi minyak menjadi terhambat kemudian membesar dan mengering menjadi jerawat (Muliyawan dan Suriana, 2013).

Peningkatan hormon estrogen dan progesteron pada remaja perempuan, dan hormon testosteron pada remaja laki-laki menyebabkan bertambahnya produksi kelenjar minyak dan keringat. Rambut dan muka menjadi berminyak sehingga minyak berlebih dapat menimbulkan jerawat pada wajah (Kemenkes RI, 2012).

Pencegahan jerawat dapat dilakukan dengan :

a. menjaga kebersihan kulit wajah

Kebersihan kulit wajah dimulai dengan mencuci muka dua kali
sehari dengan sabun cuci muka atau cleanser.

b. Membersihkan komedo
pencegahan jerawat dapat dilakukan dengan perawatan fisik seperti membersihkan komedo dengan menggunakan scrub atau porepack. Di sisi lain, jerawat akan bertambah parah apabila terlalu sering membersihkan wajah dengan sabun atau cleanser karena memicu kulit kering atau dehidrasi.

Dehidrasi kulit dapat mengganggu lapisan kulit (stratum korneum) dalam proses deskuamasi alami (proses pelepasan lapisan sel kulit mati) sehingga risiko jerawat akan bertambah parah (Quairoli and Foster, 2009).

Tanggal akses : 2021

Penulis : Retno Try Lestari, Lailatul Zakiyah Gifanda, Erika Lailia Kurniasari, Ragilia Puspita Harwiningrum,
Ardiansyah Putranda Ilham Kelana, Kholidatul Fauziyah, Setia Laili Widyasari, Tiffany, Dewi Islamiah
Krisimonika, Daniel Dwi Christiananta Salean, Yuni Priyandani

Sumber : https://e-journal.unair.ac.id/JFK/article/download/21922/12025