Manfaat Merica untuk Kesehatan

Dalam buku “The Encyclopedia of Healing Foods”, merica dikatakan memiliki manfaat kesehatan. Merica hitam mampu merangsang selera dengan meningkatkan sekresi asam lambung, sehingga meningkatkan pencernaan. Merica mengandung senyawa piperin yang berperan dalam: Meningkatkan penyerapan nutrisi tertentu, seperti selenium, vitamin B, dan beta-karoten. Mendukung dan membantu aktivitas termogenik alami tubuh. Mendukung dan meningkatkan proses detoksifikasi hati.

Berbagai studi telah membuktikan manfaat merica untuk kesehatan meliputi:

1. Mengandung antioksidan Antioksidan dari senyawa piperin dalam merica berperan dalam berbagai manfaat kesehatan. Menurut data dalam jurnal “Redox Reports” oleh R.S. Vijayakumar, dkk., piperin dalam merica dapat mengurangi stres oksidatif. recommended by Stres oksidatif didefinisikan sebagai gangguan keseimbangan antara produksi radikal bebas dan pertahanan antioksidan. Stres oksidatif dikaitkan dengan produksi kerusakan jaringan pada diabetes melitus. Konsumsi merica yang mengandung antioksidan dapat membantu tubuh untuk menangkal radikal bebas, sehingga mencegah kerusakan jaringan.

2. Melancarkan pencernaan Manfaat merica selanjutnya adalah melancarkan pencernaan. Studi oleh K.Srinivasan dalam “Critical Reviews in Food Science and Nutrition” menjelaskan, merica mampu merangsang enzim pencernaan pankreas. Hasilnya, terjadi peningkatan kapasitas pencernaan dan secara signifikan mengurangi waktu transit makanan dalam saluran pencernaan. Merica juga membantu merangsang asam klorida di perut sehingga dapat mencerna dan menyerap makanan dengan lebih baik. Selain itu, merica memiliki sifat karminatif, yaitu membantu mengurangi ketidaknyamanan dan penumpukan gas di usus.

3. Mencegah bakteri Sekelompok ilmuwan dari Indian Institute of Chemical Technology telah meneliti manfaat merica untuk mencegah bakteri. Studi tersebut diterbitkan pada tahun 2004 dalam jurnal “Phytomedicine”. Hasil penelitian menunjukkan, merica efektif melawan bakteri Bacillus subtilis, Bacillus sphaericus, dan Staphylococcus aureus. Bacillus subtilis dapat menyebabkan meningitis, endokarditis, dan infeksi mata. Dalam “Journal of Clinical Pathology”, Bacillus sphaericus ditemukan dapat menyebabkan infeksi masif pada paru-paru. Sedangkan Staphylococcus aureus adalah penyebab utama infeksi kulit dan jaringan lunak, seperti abses (bisul) dan selulitis.

4. Menjaga kekebalan tubuh Konsumsi merica dapat menjaga kekebalan tubuh menurut studi dalam “Journal of Medicinal Food”. Merica hitam memiliki peran imunomodulator, yaitu agen alami yang dapat mempromosikan pemeliharaan sistem kekebalan tubuh yang sehat. Senyawa aktif dalam merica berperan dalam meningkatkan sel darah putih yang digunakan tubuh untuk melawan bakteri dan virus yang menyerang. B

5. Mengandung sejumlah vitamin Manfaat merica didapat dari sejumlah vitamin yang terkandung di dalamnya. Penelitian oleh Murlidhar Meghwal dan Goswami dalam “Open Access Scientific Reports” menjelaskan kandungan vitamin dalam merica meliputi: Vitamin A, fungsinya untuk penglihatan normal, sistem kekebalan tubuh, dan reproduksi. Vitamin C, diperlukan untuk pertumbuhan, perkembangan, dan perbaikan jaringan tubuh. Vitamin E, membantu menjaga kesehatan kulit dan mata, serta memperkuat pertahanan alami tubuh terhadap penyakit dan infeksi. Vitamin K, berperan dalam pembekuan darah, metabolisme tulang, dan mengatur kadar kalsium darah.

Tanggal akses : 1 November 2021, 13:23
Penulis: Iftitah Nurul Laily
Sumber : https://katadata.co.id