Kista Bartholin

Kista Bartholin adalah benjolan yang berisi cairan akibat tersumbatnya kelenjar Bartholin. Kista Bartholin umumnya berukuran kecil dan tidak menimbulkan rasa sakit. Meski begitu, jika cairan di dalam kista Bartholin terinfeksi, maka bisa terjadi abses (penumpukan nanah).

Bartholin adalah kelenjar yang terletak di kedua sisi bibir vagina. Kelenjar ini berukuran kecil, sehingga tidak mudah terdeteksi oleh tangan maupun mata. Kelenjar ini berfungsi mengeluarkan cairan yang berperan sebagai pelumas saat berhubungan seksual.

Penyebab Kista Bartholin

Kista Bartholin disebabkan oleh tersumbatnya saluran kelenjar Bartholin. Saat saluran tersumbat, cairan akan tertampung di dalam saluran atau kembali masuk ke dalam kelenjar. Lama-kelamaan, hal itu akan menyebabkan saluran atau kelenjar membengkak dan membentuk kista.

Belum diketahui secara pasti penyebab tersumbatnya saluran kelenjar Bartholin. Namun, luka, cedera, iritasi yang berulang, dan menjalani operasi, pada vagina bisa meningkatkan risiko tersumbatnya kelenjar Bartholin.

Gejala Kista Bartholin

Kista Bartholin jarang menimbulkan gejala. Gejala baru akan muncul jika ukuran kista telah cukup besar. Namun, secara umum, sumbatan pada kelenjar Bartholin dapat menimbulkan gejala berupa:

  • Benjolan¬†kecil yang tidak terasa sakit pada salah satu sisi bibir vagina
  • Kemerahan dan bengkak di sekitar sisi bibir vagina
  • Rasa tidak nyaman ketika berjalan, duduk, atau berhubungan seksual

Tanggal akses : 13 April 2020

Penulis : dr. Merry Dame Cristy Pane

Sumber : https://www.alodokter.com