Tips Merawat Anak Saat Sakit

Screenshot_115

Merawat bayi merupakan pengalaman yang spesial sekaligus menegangkan bagi para ibu baru. Namun pada saat-saat tertentu, pengalaman ini justru akan menjadi hal yang sangat menyita waktu dan tak jarang akan berdampak stres bagi para orang tua baru dalam menghadapi tanggung jawab merawat bayi. Keadaan ini memang sangat merepotkan saat bayi sedang terserang penyakit. Waktu yang baik untuk memeriksakan kesehatan kesehatan anak adalah saat anak sehat sebagai bentuk upaya pencegahan penyakit. Ketika anak sakit atau orang tua memiliki pertanyaan, hubungani dokter untuk mengonfirmasi apa yang harus dilakukan. Kemudian, pertimbangkan lima tips berikut ini :

  • Pertama, minta saran atau rekomendasi dokter atau tenaga kesehatan sebelum memberikan tindakan seperti meberikan obat pada anak. Obat-obat tertentu mungkin tidak sesuai untuk beberapa bayi. Dengan demikian, orang tua harus meminta rekomendasi penyediaan layanan kesehatan atau dokter sebelum memberikan obat kepada anak. Gunakan dosis yang tepat.

  • Kedua, Simpan semua bentuk obat dengan aman dan jauhkan dari jangkauan anak. Bayi dapat mulai merangkak saat berusia 5-6 bulan. Oleh karena itu, orang tua harus lebih waspada saat menyimpan obat-obatan setelah digunakan. Jauhkan dari jangkauan anak-anak dan kemudian baca instruksi penyimpanannya. Misalkan saja ada beberapa antibiotik perlu disimpan di lemari es. Jadi, pastikan menyimpan sesuatu dengan petunjuk.
  • Ketiga, berikan pengobatan dengan benar. Gunakan dosis yang tepat dan perangkat yang benar, misalnya apakah menggunakan sendok makan atau sendok teh, untuk memberikan jumlah dosis obat. Jika bayi Anda diberikan resep dengan jumlah, pastikan jumlah tertentu mengunakan takaran sesuai dosis.
  • Kempat, minta saran dokter terkait pemberian obat dan ASI. Jika mendapat resep obat, penting untuk bertanya kepada dokter apakah  tidak apa-apa untuk menyusui. Para orang tua harus bertanya tentang resep produk, termasuk suplemen. Dengan menghentikan obat bisa berbahaya bagi beberapa wanita dengan masalah kesehatan kronis, beberapa obat dengan tetap memberikan ASI mungkin tidak aman untuk bayi. Periksakan ke dokter apakah menyususi tetap baik dilakukan selama proses pengobatan.
  • Kelima, Jaga kesehatan diri sendiri. Kebanyakan orang tua menghabiskan banyak waktu menjaga bayi semalaman, coba luangkan waktu untuk istirahat sejenak. Kurang istirahat bisa menimbulkan masalah baru saat mengurus anak. Tidurlah saat bayi tertidur dan usahakan tidur pada siang hari. Jika seorang ibu selalu dilanda perasaan sedih terus-menerus, itu bisa menajadi tanda depresi postpartum.
    Oleh karena itu, orang tua harus berbicara dengan dokter untuk mendapatan bantuan jika diperlukan. Juga penting untuk jadwal enam minggu setelah melahirkan dengan dokter  Anda. Tahun pertama menjadi seorang ibu mungkin tidak sempurna, tapi pasti bisa menyesuaikan diri dengan tahap baru ini. Bahwa menjadi ibu baru merupakan periode transisi yang memungkinkan siapa pun menjadi stres.