Tanaman Burahol

Tanaman Burahol

 

 

Nama Daerah

Kepel, kecindul, simpol, cindul (Jawa); burahol, turalak (Sunda)

Morfologi Tanaman

Merupakan jenis tumbuhan pepohonan yang bisa mencapai ketinggian hingga 12-20 m , akar tunggang, berwarna putih kotor, percabangannya monopodial, warna cokelat. Daunnya tunggal, lonjong, panjang 8-20 cm, pangkal meruncing dan halus, pertulangan bawah menonjol, mengkilat, berwarna hijau. Bunga majemuk, berbentuk tandan yang tersebar di batang dan cabang, tangkai silindris, panjang + 4 cm, benang sari dan putik halus, kuning. Buah buni, bulat, kulit kasar, diameter +5 cm, cokelat. Perbanyakan biasanya dilakukan dengan biji.

Bagian Manfaat dan Kandungan 

Bagian yang digunakan adalah daging buah dan daun. Daging buah, biji, dan akar mengandung saponin, flavanoida dan polifenol, bijinya mengandung alkaloida dan daunnya mengandung flavanoida dan polifenol. Bermanfaat untuk mengobati radang ginjal,paru-paru, dan liver.

Cara Penggunaan

  1. Makan buah yang sudah matang.
  2. Untuk menurunkan kolesterol dan asam urat. Rebus tujuh lembar daun kepel dengan tiga gelas air sampai tersisa setengahnya. Air rebusan diminum dua kali sehari.

Kontraindikasi

Belum ditemukan literatur dampak negatif konsumsi buah dan kepel. Meskipun demikian, tetap hati-hati dalam konsumsinya terutama bagi wanita hamil dan menyusui.