Tanaman Bunga Dara

Tanaman Bunga Dara

Nama Daerah

Manukan (Sunda); daun burung (Ternate); tereba (Ambon); calenge (Tidore)

Morfologi Tanaman

Tinggi tanaman bisa mencapai 0,2-1 meter. Daunnya berbentuk bulat telur, berwarna hijau, tersusun menyirip berselingan. Panjang daun sekitar 2-6 cm, lebar 1-3 cm, dan tangkai daunnya sangat pendek. Bunganya aksial (muncul dari ketiak daun). Kelopak bunga kecil, berbentuk paku. Mahkota bunga berbentuk terompet, ujungnya melebar, berwarna putih, biru, merah jambu atau ungu tergantung kultivarnya. Buahnya berbentuk gilig (silinder), ujung lancip, berambut, panjang sekitar 1,5 – 2,5 cm, berwarna coklat, dan memiliki banyak biji.

Bagian Manfaat dan Kandungannya

Bagian yang bermanfaat adalah akar dan daun. Kandungan utamanya adalah rhinacantone. Penyakit yang bisa diobati adalah kurap, kudis, dan penyakit kulit lain.

Cara Penggunaan

  1. Diabetes mellitus (kencing manis/sakit gula)
    Rebus 3 lembar daun tapak dara, 15 kuntum bunga tapak dara dengan 4 gelas air sampai mendidih sampai tersisa 1,5 gelas. Diminum pagi dan sore setelah makan.
  2. Hipertensi (tekanan darah tinggi)
    Seduh 7 lembar daun atau bunga tapak dara dengan 1 gelas air dan diamkan beberapa saat kemudian disaring. Diminum menjelang tidur.
  3. Asma dan Bronkhitis
    Rebus 1 potong bonggol akar tapak dara dengan 5 gelas air. Kemudian diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.
  4. Leukimia
    Rebus 20-25 gram daun tapak dara kering, adas pulawaras dengan 1 liter air dan disaring. Kemudian diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.
  5. Radang Perut dan Disentri
    Rebus 15 – 30 gram daun tapak dara kering dengan 3 gelas air sampai mendidih. Kemudian diminum pagi dan sore, dapat ditambah dengan gula kelapa.
  6. Kurang darah
    Rendam 4 putik bunga tapak dara putih dengan 1 gelas air, biarkan semalam, ditaruh di luar rumah semalam. Kemudian diminum pagi hari dan lakukan secara teratur.
  7. Kulit
    Gerus daun lalu dibubuhkan pada kulit yang bermasalah.

Kontraindikasi

Belum diketahui informasi efek negatif dari penggunaan obat ini, tetapi menimbukan bau yang kurang sedap saat diremas atau digerus daunnya.