Tanaman Bugenvil

p1010324

Nama Daerah

Bugenvil (Jawa); kembang kertas (Melayu)

Morfologi Tanaman
Batang tanaman bunga ini agak keras, mempunyai duri yang tajam dan bercabang-cabang, Berbatang kayu dengan duri yang berbentuk kait, tinggi kurang lebih 5-15 meter. Berdaun tunggal, bertangkai, duduk berhadapan, bentuknya bulat telur sampai ellips, ujungnya runcing bertepi rata, panjangnya 4-10cm dengan lebar 2-6cm. Bentuk bunganya kecil-kecil menyerupai terompet, berkelopaK tiga dan setiap bunga mempunyai satu daun pelindung yang lebar, sehingga ketiga bunga tersebut berbentuk satu sekuntum bunga, daun memiliki warna bermacam-macam, ada yang merah, jingga, ungu, putih atau kuning.

Bagian Manfaat dan Kandungannya

Bagian yang bermanfaat adalah bunga dan batang. Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam bugenfil di antaranya betanidin, saponin, polifenol, isobetanidin, 6-o-P-saphoroside, dan 6-o-rhamnosysophoroside. Penyakit yang bisa diobati adalah hepatisis, bisul, dan keputihan.

Cara Penggunaan

  • Mengobati Bisul
    Cuci bersih bunga bugenfil dan daun cocor bebek secukupnya. Tumbuk kedua bahan tersebut sampai halus lalu tempelkan pada bisul. Lakukan secara rutin sampai bisul sembuh.
  • Mengobati Hepatitis
    Cuci 15 gram batang bugenfil sampai bersih lalu rebus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Saring air rebusannya lalu minum saat hangat sebanyak 1 gelas sehari.
  • Atasi Keputihan (leucorrhea) dan nyeri haid (dysmenorrhea)
    Cuci bersih 9-15 gram bunga bugenfil sampai bersih lalu rebus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Saring air rebusannya lalu minum sekaligus 1 gelas sehari.

Kontraindikasi

Belum ditemukan efek samping maupun literatur yang menyebutkan adanya kontraindikasi dari konsumsi bunga dan batang kembang kertas.

Tetapi sebaiknya ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk kewaspadaan.

  1. Bagi anak-anak: sebaiknya tidak mengonsumsi dengan dosis yang berlebihan sebelum herbalis dan doktr.
  2. Bagi ibu yang melahirkan dan menyusui: jangan mengonsumsinya.