Menakar Nutrisi Makanan Organik

Selama ini makanan organik dianggap memiliki nutrisi yang lebih tinggi dibandingkan makanan non organik. Benarkah ? Makanan ini juga disebut-sebut bisa membuat tubuh bebas kanker.

Bagi mereka yang ingin hidup sehat, makanan organik ini lah yang menjadi pilihannya . Makanan organik yang bebas kontaminasi pestisida dianggap lebih sehat dan bisa menjauhkan mereka dari kanker. Padahal, tidak sepenuhnya hal itu benar. Risikonya untuk menderita satu dari 16 tipe kanker tidak lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah mengonsumsi produk organik. Meski begitu, secara umum, tidak terlihat perbedaan nyata antara mereka yang mengonsumsi produk organik dan produk konvensional. Bahkan, ada sedikit peningkatan risiko kanker payudara. Untuk mengurangi paparan pestisida, sebenarnya kita bisa mencuci bersih buah dan sayuran di bawah air mengalir sebelum diolah.

Kanker dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah pola makan yang tidak seimbang. Memperbanyak sayuran dan buah-buahan sangat dianjurkan, terlepas dari buah itu ditanam secara konvensional atau organik. Daging organik mungkin hanya sedikit terkontaminasi dengan obat-bakteri resisten, namun para peneliti menyarankan bahwa susu organik mungkin tidak harus dibeli dengan uang ekstra. Orang tua dengan anggaran terbatas juga tidak harus membeli makanan organik untuk memberi makan anak mereka. Yang paling penting adalah bahwa anak-anak makan makanan sehat yang mencakup banyak buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian, serta susu rendah lemak.
Tentang makanan organik dan dampaknya terhadap kesehatan masih perlu studi lebih lanjut. Ada sedikit penelitian yang meneliti dampak kesehatan jangka panjang dari mengkonsumsi makanan organik dengan non organik. Di Indonesia, makana organik sebenarnya bisa didapatkan dari produk-produk lokal yang ditanam tanpa pestisida atau bila dengan pestisida kandungannya sedikit sekali. Jenis padi gogo atau beras merah biasanya ditanam secara organik, tidak pernah disemprot atau dipupuk kimia, mengkonsumsi makanan yang jauh dari paparan kimia karena harus disemprot bahan kimia seperti pestisida dan pupuk buatan sehingga lebih baik untuk kesehatan.

Memilih Makanan Organik

  • Buah dan Sayuran
    Jika mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran yang bisa langsung di makan tanpa dikupas, sebaiknya pilih yang organik. Misalnya bayam,selada, tomat, stroberi, anggur dan sebagainya.
  • Susu
    Pestisida dan bahan kimia berbahaya bisa ditemukan dalam air susu ibu (ASI). Jadi, kemungkinan bahan tersebut ditemukan di susu hewan juga sangat besar. Sebaiknya Anda pilih susu dari peternakan organik. Sapi di peternakan organik tidak diberi makan rumput atau sayuran yang mengandung pestisida.
  • Daging
    Risiko kandungan pestisida dalam daging sangat kecil dibandingkan dengan kemungkinan pada sayuran.