Manfaat Yoga Bagi Penyandang Autisme

Yoga merupakan ilmu kuno untuk menenangkan dan menciptakan koneksi antara tubuh, pikiran, dan jiwa. Jika dipraktikkan secara teratur, yoga dapat meningkatkan  fokus, kekuatan, fleksibilitas, kesadaran, dan kesehatan secara umum. Yoga dapat dilakukan oleh semua orang. Termasuk penyandang autisme.

Mengembangkan kemampuan motorik
Kemampuan ,otorik kasar merupakan tahapan yang dipelajari pada masa awal perkembangan anak. Area ini meliputi perkembangan dan koordinasi otot besar tubuh yang digunakan untuk berbagai aktivitas, seperti berjalan, duduk, melompat, atau melempar. Lebih lanjut, kemampuan motorik kasar akan membantu anak menguasai kemampuan motorik halus untuk melakukan kegiatan, seperti menulis, menggenggam, mengikat tali sepatu, dan sebagainya.
Anak dengan autisme biasanya mengalami keterlambatan perkembangan motorik. Yoga bisa membantu menguatkan otot, meningkatkan keseimbangan dan stabilitas, serta mengembangkan koordinasi dan kesadaran akan tubuh. Seiring dengan berkembangnya kemampuan motorik, anak akan memiliki kesadaran ruang yang lebih baik dan bisa belajar bersosialisasi dengan orang lain.

Membantu integrasi sensoris
Integrasi sensoris adalah bagian dinamis dari manusia yang mengorganisasipenerimaan sensasi dari sistem saraf. Ini adalah proses kontinu yang dilakukan dalam berinteraksi dengan lingkungan, menerima dan memproses informasi, serta memberikan respons yang tepat. Anak penyandang autisme kerap mengalami masalah dengan sistem saraf sehingga menjadi sensitif terhadap cahaya yang terlalu terang, tekstur kasar, suara bising atau bau dan rasa yang terlalu kuat. Terapi yoga dengan cahaya redup, musik yang lembut, alas duduk yang lembut, dan suara dari dalam seperti bergumam (misalnya dengan menirukan suara lebah atau sapi) menciptakan lingkungan yang menyenangkan. Pose-pose pada yoga mengalirkan energi dari tubuh, Menciptakan efek menenangkan dan membuat anak merasa nyaman dengan diri sendiri. Ini akan membantunya merespons lingkungan sekitarnya dengan lebih baik.

Meningkatkan kesadaran diri
Yoga adalah salah satu instrumen untuk membantu anak penyandang autisme mempelajari regulasi diri. Yoga membantu anak untuk sadar terhadap tubuh dan merasakan napasnya . Hal ini akan membantu anak mengatasi rasa cemas atau kecewa dan lebih dapat menerima dirinya sendiri serta lingkungan sekitarnya. Kelas yoga untuk penyandang autisme banyak mengajarkan pose yoga atau teknik bernapas yang ditunjukan untuk membantu anak meningkatkan kemampuan mengelola emosi. Karena sebagian besar anak mudah tertarik pada elemen visual, instruktur bisa menambahkan misalnya gambar-gambar berwarna untuk setiap pose pada matrs yang digunakan. Kelas yoga juga memberikan pengalaman lain dalam setiap latihan, seperti dengan musik, tari, atau cermin. Semua latihan tersebut bertujuan membangun kesadaran diri yang lebih baik.