Gejala Kanker Pada Anak

Screenshot_103      Kanker rupanya tak hanya menyerang orang dewasa,
penyakit mematikan ini juga kerap menyerang
anak-anak. Bagaimana mengenal tanda dan gejalanya?
Sel kanker yang menyerang anak sama persis sel
kanker yang menyerang orang dewasa. Tidak ada
perbedaan sel kanker antara anak dan dewasa. Pada
anak, biasanya kanker ini sudah mulai muncul saat ia masih dalam perut. Saat anak masih ada di kandungan, sebenarnya sudah ada gejala awal kanker berupa benjolan.
Para perempuan dewasa, biasanya banyak terserang kanker payudara dan serviks, laki-laki dewasa, populer dengan kanker prostat. Namun, tidak ada jenis kanker khusus yang biasanya menyerang anak, hanya kanker bawaan yang menyerang anak. Bila anak divonis menderita kanker ovarium yang lazim menyerang wanita dewasa, itu merupakan bawaan dari lahir. Tumor atau benjolan yang ada pada anak tidak selalu menjadi indikasi adanya kanker. Sebab, rata-rata tumor ganas pada anak hanya sekitar 2% merupakan kanker. Sisanya hanya tumor jinak yang dapat diangkat melalui operasi.


Lebih baik jika orang tua membawa anak melakukan pemeriksaan ke dokter bedah ahli secepatnya, peningkatan kasus kanker yang terjadi pada anak memang hanya 0,6% pertahun. Namun, tetap saja orang tua adalah adanya benjolan yang umum terjadi di sekitar abdomen atau perut buah hati. Semua organ dalam yang ada, seperti ginjal, hati, indung telur, dan yang lainnya dapat terserang. Pada umumnya anak dengan tumor abdomen hampir tidak memberikan keluhan di tahapan dini, bahkan tak jarang keluhan tidak atau belum timbul saat benjolan telah dapat diraba atau terlihat.
Hal tersebut mungkin dikarenakan sifat rongga perut yang besar dan longgar sehingga bila ada massa (benjolan) di dalamnya, dapat tumbuh sampai ukuran cukup besar tanpa mengganggu organ lain di sekitarnya.
Gejala lainnya perut membuncit dan mengeras pada saat anak dimandikan. Apabila kejadian ini telah tampak, lakukan pemeriksaan pada perut anak dengan hati-hati dan lembut untuk menghindari trauma berlebihan yang dapat mempermudah terjadinya tumor pecah atau metastasis atau penyebaran sel kanker lebih lanjut. Benjolan yang dicurigai sebagai tumor padat langsung diangkat dengan jalan biopsi. Operasi ini di stadium awal tidak akan memakan waktu lama. Bila telah ada kenaikan stadium karena penundaan yang cukup lama, ada tindakan lanjut seperti kemoterapi dan biopsi lanjutan.
Paling utama orang tua tidak boleh menunda tindakan medis yang perlu dilakukan pada anak bila telah ditemukan benjolan. Orang tua juga harus memperkaya informasi bahaya dan gejala benjolan pada anak. Hingga saat ini, para dokter pun belum mengetahui penyebab kanker pada anak. Kanker yang menyerang bai sejak dilahirkan misalnya, diduga disebabkan penyimpangan pertumbuhan sel karena cacat secara genetik. Pada anak, memang kanker bisa menyerang organ tubuh apa saja. Namun, yang paling sering adalah menyerang darah. Sekitar 20%-30% kasus kanker anak adalah kanker darah (leukemia).
Dengan pengobatan yang tepat dan benar, penderita leukemia mempunyai harapan sembuh. Gejala yang perlu diwaspadai dan sering ditemukan pada leukemia antara lain pucat, demam, atau peredaran yang tidak jelas sebabnya, nyeri tulang, dan pembengkakan perut.

1. LEUKEMIA
Leukemia adalah kanker pada anak yang paling banyak dijumpai. Leukima mempunyai harapan sembuh dengan pengobatan yang tepat dan benar. Gejala yang perlu diwaspadai dan sering ditemukan pada penderita leukemia, anatar lain pucat, demam, atau pendarahan yang tidak jelas sebabnya, nyeri tulang, dan pembengkakan perut.

2.  KANKER OTAK
Tumor atau kanker pada otak dapat mengganggu fungsi dan merusak struktur susunan saraf pusat karena terletak di dalam rongga yang terbatas (rongga tengkorak). Gejala yang harus diwaspadai adalah sakit disertai mual sampai muntah-muntah. Dapat pula disertai daya penglihatan berkurang, penurunan kesadaran, atau perubahan perilaku. Pada bayi, biasanya ubun-ubun besar menonjol. Hal lain yang perlu dicurigai, yaitu bila terdapat gangguan bicara dan keseimbangan tubuh, anggota gerak melemah, atau kejang.

3.  KANKER KELENJAR GETAH BENING
Kanker ini biasanya ditandai dengan pembesaran dan pembengkakan kelenjar getah bening yang cepat tanpa disertai rasa nyeri. Pembesaran kelenjar getah bening di daerah leher, ketiak, selangkangan dan usus tanpa disertai rasa nyeri.

4.  TUMOR WILMS
Ini adalah kanker ginjal yang paling sering dijumpai pada anak. Kanker ini dapat ditandai  dengan kencing bedarah, rasa tidak enak di dalam perut, dan bila sudah cukup besar teraba keras, biasanya diketahui ketika anak dimandikan.

5.  RETINOBLASTOMA ATAU KANKER MATA
Gejala yang perlu diawasi adalah adanya bercak putih di bagian tengah mata yang seolah bersinar bila kena cahaya, seperti mata kucing. Hal lain yang perlu diperhatikan, penglihatan yang terganggu, mata menjadi juling, dan bila telah lanjut, bola mata menonjol keluar.