Tekan Risiko Sakit Jantung dengan Hidup Sehat

Hidup Sehat

Hidup sehat terbukti secara dramatis menurunkan atau hampir menghapus kemungkinan seseorang mendapatkan serangan jantung dan penyakit jantung. Studi terbaru menunjukkan adanya sejumlah kebiasaan sehat yang dilakuakn seseorangm baik wanita ataupun pria, bahkan jika Anda sudah mempunyai faktor risiko seperti kolesterol tinggi, bisa menurunkan risiko sakit jantung. Kebiasaan tersebut tidaklah sama dan peneliti tidak membandingkan apa yang baik untuk wanita dan pria.

Penelitian yang ditujukan bagi kaum wanita yang diikuti hampir 70.000 wanita selama 20 tahun. Para wanita melaporkan kebiasaan mereka, seperti diet dan olahraga, serta memberikan kepada peneliti informasi kesehatan liannya setiap 2 tahun.

Pada awal penelitian, para wanita rata-rata berusia 37 tahun dan tidak mempunyai penyakit diabetes atau penyakit jantung dan pembuluh darah. Wanita yang menjalankan 6 kebiasaan sehat semuanya tidak hanya menyingkirkan risiko menderita serangan jantung-memotong sebanyak 92% risiko-mereka juga menurunkan peluang untuk mendapatkan faktor risikonya, seperti tekanan darah tinggi hingga 66%. 6 kebiasaan sehat yang penting tersebut, yaitu tidak merokok, mempunyai indeks massa tubuh (BMI) normal, menjalankan olahraga sedang sampai berat selama setidaknya 2,5 jam dalam seminggu dan minum hanya 1 botol atau kurang minuman beralkohol setiap harinya.

Dan juga makanan yang sehat, seperti buah-buahan dan sayuran, biji-bijian, ikan, dan asam lemak omega-3 serta membatasi minuman manis, daging olahan dan daging merah, garam dan juga lemak trans. Mengikuti semua kebiasaan tersebut dapat menjadi tujuan utama. Kurang dari 5% dari wanita yang ikut dalam penelitian ini mengikuti semua kebiasaan. Tetapi, bukan berarti harus menjalankan semua, jangan juga tidak satupun. Bahkan wanita yang melaporkan hanya 1 atau 2 perilaku sehat mempunyai risiko lebih rendah terkena penyakit jantung dibandingkan mereka yang tidak sama sekali. Mempunyai BMI yang normal mempunyai dampak yang paling besar pada penurunan risiko. Bahkan untuk wanita yang mengembangkan faktor risiko, seperti tekanan darah tinggi atau kolesterol tinggi, mengikuti setidaknya 4 dari kebiasaan tersebut, terkait dengan rendahnya risiko terkena penyakit jantung, dibandingkan dengan wanita yang tidak mengikuti kebiasaan sama sekali.

Penelitian yang dilakukan mempekuat studi sebelumnya yang menunjukkan, kebiasaan sehat yang bagus untuk wanita lebih tua juga bekerja untuk wanita yang lebih muda, mereka yang pre-menopause dan yang mungkin tidak menganggap diri mereka cukup tua untuk serangan jantung. Pengungkapan kebiasaan sehat tersebut penting sebab angka kematian secara keseluruhan akibat penyakit jantung di AS telah meningkat di antara wanita yang lebih muda usianya antara 35-44 tahun. Dan untuk pria, sebuah studi terbaru menunjukkan hubungan pria dan penyakit jantung dilakukan di Swedia yang diikuti lebih dari 20.000 orang sejak tahun 1997 sampai dengan 2009. Pada awal penelitian, pria rata-rata berusia 45 hingga 79 tahun dengan tidak ada riwayat penyakit jantung dan pembuluh darah, diabetes, tekanan darah tinggi, atau kolesterol tinggi. Para pria tersebut memberikan informasi kebiasaan sehat mereka selama studi tersebut.

Peneliti menemukan, 5 kebiasaan bisa mengurangi risiko serangan jantung pria sebesar 86%, yaitu tidak merokok, konsumsi makanan sehat, minuman alkohol secara moderat sekitar 2 botol atau kurang setiap hari, dan aktif secara fisik seperti rutin berjalan atau bersepeda setidaknya 40 menit setiap hari. Dan yang tak kalah penting, mempunyai lingkar pinggang kurang dari 37 inci. Peneliti menemukan hanya 1% dari pria yang mengikuti semua kebiasaan sehat tersebut. Diet sehat dan minumal alkohol secara moderat mempunyai dampak yang paling besar pada pengurangan risiko pada pria.