Manfaat Buah Jamblang

Kandungan, Khasiat, dan Manfaat Buah Jamblang

Buah jamblang Merupakan sejenis pohon buah dari suku jambu-jambuan (Myrtaceae). Kandungan buah Jamblang yaitu: Buah jamblang mengandung minyak astiri, alkaloid (jambosine), fenol (methylxanthoxylin), asam organic, triterpenoid, resin yang berwarna merah tua mengandung asam elagat dan tanin. Biji jamblang juga mengandung fatty oil sekitar (3-5%) terdiri dari olei acid, sterculiac acid, palmitic acid, myristis acid, linoleic acid, dan malvalic acid (cyclopropylidenis acids) serta vernolic acid (epoxy fatty acid). Buah Jamblang Juga mengandung tannin termasuk corilagin.
Jamblang termasuk ke dalam tergolong tumbuhan buah-buahan yang berasal dari Australis tropic, dan Asia. Pohon jamblang Biasa ditanam di pekarangan atau tumbuhan liar, terutama di hutan jati. Jamblang dapat tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 500 m dpl.
 
Ciri-Ciri pohon Jamblang. Pohon ini dengan tinggi 10-20 m dengan berbatang tebal, tumbuhan bengkok dan bercabang banyak. Pohon ini memiliki Daun tunggal , tebal, dengan tangkai daun sekitar 1-3,5 cm. helai daun lebar berbentuk baji, tetapi rata, pertulangan menyirip, permukaan atas mengkilap, panjang 7-16 cm, lebar -9 cm, warnanya hijau. Bunga majemuk bentuk malai dengan cabang yang berjatuhan, bunga duduk, tumbuh di ketiak daun dan di ujung percabangan, kelopak bentuk lonceng berwarna hijau muda, mahkota bentuk bulat telur, benang sari banyak, berwarna putih, dan baunya yang harum. Buahnya buah buni, lonjong, panjang sekitar 2-3 cm, masih buah hijau, setelah masak warnanya merah putih. Berakar tunggang, bercabang – cabang, dan berwarna cokelat muda.
Biasanya buah jamblang yang telah masak dimakan segar. Rasanya agak asam sepat, namun kulit kayu bisa digunakan sebagai pewarna
 
Daging buah rasanya asam manis, sifatnya sejuk, astrigen kuat, berbau aromatic. Berkasiat melumas organ paru, menghentikan batuk, peluruh kencing (diuretik), peluruh kentut (karminatif), memperbaiki gangguan pencernaan, merangsang keluarnya air liur, dan menurunkan kadar glukosa darah (hipoglikemik). Kulit kayu berkasiat untuk peluruh haid.

Kandungan Kimia

Jamblang mengandung minyak asiri, fenol (methylxanthoxylin), resin yang berwarna merah tua mengandung asam elagat, alkaloid (jambosine), asam organic, triterpenoid, dan tani

Bagian yang Digunakan dari jamblang

Bagian tanama yang dapat digunakan sebagai obat adalah kulit kayu, daging buah dan bijinya. Daging buah bisa digunakan segar atau yang telah dikeringkan. Jika daging buah dimakan, akan menyebabkan rongga mulut dan lidah berwarna ungu.
Daging buah jamblang digunakan untuk pengobatan :
Daging buah jamblang untuk kesehatan
  • Kencing manis atau diabetes mellitus,
  • Batuk rejan, batuk pada TB paru yang disertai nyeri dada,
  • Nyeri lambung, diare.
  • Batuk kronis, dan sesak napas (asma),
Biji jamblang digunakan untuk pengobatan :
  • Kencing manis (diabetes mellitus),
  • Diare, disentri, Gangguan pencernaan seperti kembung, nyeri lambug, keram perut,
  • Keracunan strychnine (penawar racun yang tidak spesifik), dan
  • Pembesaran limpa.
Kulit Kayu Pohonnya digunakan untuk pengobatan :
  • Kencing Manis (diabetes mellitus)
  • Diare dan,
  • Sariawan
Cara Pemakaian
Daging buah bisa dimakan secukupnya sebagai buah meja.
 
Efek Samping
  • Hasil penelitian menunjukan biji, daun, dan kulit kayu jamblang mempunyai khasiat menurunkan kadar glukosa darah (efek hipoglikemik) pada penderita diabetes mellitus tipe II.
  • Penelitian di India mendapat hasil bahwa buah jamblang potensial sebagai obat kontrasepsi pada pria
  • Pada percobaan binatang, jamblang dapat mencegah timbul katarak akibat diabetes.
  • Jamblang juga menurunkan risiko timbulnya atherosclerosis sampai 60-90% pada penderita diabetes. Hal ini terjadi karena kandungan oleanolic acid pada jamblang dapat menekan peran radikal bebas dalam pembentukan atherosclerosis.