Konsumsi Buah Agat Tubuh Bugar

buah-dan-sayuran1

Gaya hidup kaum urban cenderung tidak sehat yang dapat memicu timbulnya berbagai macam penyakit degeneratif. Mulai dari diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi. Mirisnya penyakit tersebut mulai menyerang kelompok muda. Konsumsi makanan yang banyak mengandung lemak dan kurang aktivitas menjadi salah satu faktor utama.

Untuk menghindari berbagai penyakit tersebut sebenarnya cukup mudah, apabila Anda menerapkan pola hidup sehat. Olahraga teratur dan mengkonsumsi makanan sehat. Buah dan sayur adalah unsur yang penting dalam diet sehat ini. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar Kementrian Kesehatan pada tahun 2007 menyebutkan, prevalensi nasional kurang makan sayur dan buah pada masyarakat yang berusia di atas 10 tahun adalah 93,6%. Berarti hanya sekitar 6,4% masyarakat Indonesia yang sudah cukup makan sayur dan buah.

Sebenarnya, buah kaya akan vitamin C yang baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan. Vitamin C adalah vitamin yang sangat penting bagi kesehatan yang bermanfaat sebagai antioksidan untuk mencegah radikal bebas, meningkatkan sisitem imun dan mencegah berbagai penyakit, serta membentuk kolagen dan hormon yang baik untuk tubuh.

Salah satu institusi kesehatan, merekomendasikan mengonsumsi buah seperti buah kiwi, misalnya sebanyak satu hingga dua buah per hari untuk mencukupi kebutuhan vitamin C per hari, yaitu sebanyak 75 miligram. Usahakan untuk mengkonsumsi minimal dua porsi buah-buahan dan tiga porsi sayuran setiap hari secara teratur agar tak mudah terserang penyakit.

Buah-buahan sangat bermanfaat bagi tubuh dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan agar kita dapat selalu sehat dan bugar. Buah juga dijadikan menu wajib untuk makanan Anda sehari-hari. Beberapa kandungan buah yang utama adalah air, vitamin, mineral, serat, antioksidan, dan karbohidrat. Sebagian besar buah mengandung vitamin yang sangat bermanfaat seperti vitamin C dan E. Sementara yang ada dalam buah, misalnya kalsium, zink, dan mangan. Vitamin dan mineral adalah zat yang membantu metabolisme kerja sel dalam tubuh.

Kekurangan vitamin dan mineral menyebabkan metabolisme tidak berjalan dengan baik sehingga dapat mengganggu kesehatan atau kesegaran tubuh. Buah juga sarat akan serat. Dengan adanya serat maka proses penyerapan gula dan lemak yang buruk dalam saluran cerna dapat dihambat. Zat lain yang tak kalah pentingnya adalah antioksidan. Ini merupakanzat yang menangkal radikal bebas yang masuk dalam tubuh.

Radikal bebas merupakan zat yang terdapat di dalam polusi, aktivitas yang berlebihan, asap rokok, dan kendaraan. Bila radikal bebas bertemu dengan kolesterol yang ada dalam tubuh maka akan membentuk bisul dalam tubuh sehingga bisa merusak sel endotel dalam pembuluh darah. Akibatnya, kolesterol akan mudah melekat dalam pembuluh darah. Buah juga menjadi sumber karbohidrat yang baik. Karbohidrat digunakan sebagai sumber tenaga agar tubuh bisa melakukan aktivitas.

Walaupun tidak banyak, buah mempunyai karbohidrat kompleks yang terdiri atas glukosa dan fruktosa, di mana fruktosa yang masuk tidak membutuhkan hormon insulin untuk mengolahnya sehingga tidak membebani kerja pankreas, yang bila rusak dapat menimbulkan penyakit diabetes. Agar mendapat hasil yang maksimal, maka dianjurkan agar mengonsumsi 10 porsi buah dengan 10 warna yang berbeda setiap hari. Dalam memilih buah sebaiknya dipilih yang warnanya mengkilap. Buah dengan warna terang atau mengkilap mengandung lebih banyak phytachemicals yang berarti lebih banyak kandungan antioksidan.