Manfaat Sayuran Pare Untuk Kesehatan

Khasiat / manfaat pare untuk kesehatan :

Menekan Pertumbuhan Sel Kanker
Penelitian yang dilakukan Pusat kanker university of colorado menghasilkan kesimpulan bahwa pare dapat digunakan untuk menghambat pertumbuhan kanker pankreas. Kandungan yang terdapat dalam pare mempengaruhi metabolisme glukosa yang sangat dibutuhkan oleh sel kanker. Kanker pankreas banyak didahului oleh penyakit diabetes dan jus pare sudah terbukti baik bagi penderita diabetes tipe 2.

Membantu pengobatan Diabetes
Buah pare bersifat hipoglikemik yaitu menurunkan kadar gula dalam darah. Sifat ini sangat cocok untuk pengobatan diabetes untuk menurunkan kadar gula darah saat berlebih. Buah pare ini tidak mengandung senyawa berbahaya bila dikonsumsi jangka panjang sehingga bisa mengimbangi obat-obatan kimia yang tentunya akan menimbulkan efek samping bila dikonsumsi terus-menerus.

Membantu proses penurunan berat badan
Karena mengandung kalori rendah, maka buah ini dapat dijadikan salah satu menu bagi Anda yang sedang menjalani diet obesitas. Rasa pahit pada pare dapat berkurang bila diremas menggunakan garam dapur sehingga bisa dikombinasikan bersama bahan makanan lain.

Membersihkan darah
Darah bersih akan mengalirkan segala pasokan tubuh ke seluruh tubuh dengan baik, maka dari itu manfaat pare ini mampu membersihkan darah. Mencampurkan nya pada makanan sehat untuk diet pada makan siang dan makan malam.

Melancarkan pencernaan
Serat alami dari tumbuhan adalah cara alami untuk melancarkan buang air besar dengan aman. Kandungan serat pada manfaat pare, vitamin C, kalium dan karoten dan rasa pahit pada sayuran pare ini, ternyata sangat baik untuk membantu dalam mengatasi masalah pencernaan.

Meredakan asma
Pada banyak penelitian, konsumsi sayuran pare ini, memberikan respon terhadap indera pengecapan, sehingga sel saluran pernapasan ikut aktif dan menyebabkan saluran pernapasan menjadi luas dan masuknya aliran udara yang kuat. Hal tersebut sangat baik untuk para penderita asma.

Membantu Penderita HIV-AIDS
Pare pun disebut-sebut bisa dipakai membantu melawan AIDS. Penelitian di AS menemukan senyawa sejenis protein alpha-momocharin atau MAP 30 yang dapat menghambat pembiakan HIV penyebab AIDS. Penelitian ini diterapkan pada pasien AIDS. Mereka diberi ekstrak pare selama 3 bulan tingkat kekebalan tubuhnya meningkat.