Tips Menjaga Kesehatan Hati

Hati merupakan organ tubuh yang memiliki banyak fungsi yang sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Fungsi tersebut diantaranya :
– Menghasilkan hemoglobin.
– Menghasilkan cairan empedu.
– Metabolisme protein.
– Mengontrol produksi kolesterol.
– Mengubah asam lemak menjadi trigliserida.
– Menyimpan kelebihan vitamin A,D,E dan K.
– Menyimpan glikogen sebagai cadangan glukosa.
– Menetralkan zat-zat berbahaya yang masuk kedalam tubuh, seperti alkohol, dan nikotin
– Metabolisme sebagian besar obat yang kita minum.

Penyakit hati adalah suatu istilah untuk sekumpulan kondisi-kondisi, penyakit-penyakit dan infeksi-infeksi yang mempengaruhi sel-sel, jaringan-jaringan, struktur dan fungsi dari hati.

Tanda dan Gejala Penyakit

Gejala-gejala sebagian tergantung dari tipe dan jangkaun penyakit hatinya. Pada banyak kasus, mungkin tidak terdapat gejala. Tanda-tanda dan gejala-gejala yang umum pada sejumlah tipe-tipe berbeda dari penyakit hati termasuk:

  • Jaundice atau kekuningan kulit
  • Urin yang coklat seperti teh
  • Mual
  • Hilang selera makan
  • Kehilangan atau kenaikan berat tubuh yang abnormal
  • Muntah
  • Diare
  • Warna tinja (feces)yang pucat
  • Nyeri abdomen (perut) pada bagian kanan atas perut
  • Tidak enak badan (malaise) atau perasaan sakit yang kabur
  • Gatal-gatal
  • Varises (pembesaran pembuluh vena)
  • Kelelahan
  • Hipoglikemia (kadar gula darah rendah)
  • Demam ringan
  • Sakit otot-otot
  • Libido berkurang (gairah sex berkurang)
  • Depresi

Suatu bentuk parah yang jarang dari infeksi hati disebut acute fulminant hepatitis, menyebabkan gagal hati. Gejala-gejala dari gagal hati termasuk:

  • Aplastic anemia, suatu keadaan dimana sumsum tulang (bone marrow) tidak dapat membuat sel-sel darah
  • Ascites, terkumpulnya cairan didalam abdomen
  • Edema atau bengkak dibawah kulit
  • Encephalopathy, kelainan yang mempengaruhi fungsi-fungsi otak
  • Hati yang membesar dan perih (sakit)
  • Limpa membesar
  • Perubahan dalam status mental atau tingkat kesadaran
  • Rentan terhadap perdarahan

 TIPS MENJAGA KESEHATAN  HATI.

1. Jaga kebersihan makanan dan minuman, karena penyakit hepatitis A yang dapat merusak hati kita, menyebar melalui makanan dan minuman yang mengandung virus tersebut.
2. Batasi asupan kalori
Kelebihan kalori dalam bentuk karbohidrat dapat menyebabkan disfungsi hati dan menyebabkan simpanan lemak dalam hati yang menjadikan organ hati berlemak.
Tapi lemak tetap diperlukan tubuh, sehingga kadarnya tidak boleh lebih dari 30 persen dari total kalori seseorang, karena akan membahayakan sistem kardiovaskular. Hitung batasan kalori yang Anda perlukan. Ingatlah, sedikitnya Anda butuh 15 kalori per hari untuk setiap pon berat badan Anda.

3. Waspadai minuman alkohol
Minuman keras, bir dan anggur dapat berpengaruh buruk pada metabolisme organ hati. Sebaiknya, konsumsi alkohol dibatasi karena dapat menyebabkan hepatitis alkoholik dan hepatitis sirosis. Orang-orang dengan penyakit organ hati tidak boleh minum alkohol sama sekali.
4. Jangan tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang, karena hal ini akan mengganggu proses detoksifikasi pada tubuh
5. Waspadai obat herbal
Diet dan pengobatan herbal bisa sangat berbahaya pada organ hati. Tanaman seperti Crotalaria, Senecio dan keluarga Heliotopium, serta Chaparral, mistletoe, kopiah, germander, komprei, minyak margosa, mate tea, teh yerba Gordolobo, pennyroyal, dan Jin Blu Huan terbukti beracun untuk hati. Beberapa studi ilmiah terbaru menyarankan bahwa zat dalam milk thistle dapat melindungi hati dari

6. Konsumsi suplemen yang bermanfaat untuk melindungi atau memperbaiki fungsi hati apabila anda mengkonsumsi obat dalam jangka panjang, misalnya pada penderita penyakit diabetes, hipertensi, TBC, kolesterol tinggi.
Contoh suplemen yang bisa anda beli di apotik antara lain curvit, curcuma, curmino yang mengandung temulawak.

7. Melakukan seks yang aman
Pakailah kondom saat melakukan hubungan. Hepatitis B dan C dapat ditularkan melalui darah dan cairan tubuh. Hindari berbagi barang pribadi Anda seperti sikat gigi, pisau cukur atau manicure set, terutama jika pasangan Anda menderita penyakit di organ hati