Dampak Menahan BAB Untuk Kesehatan

Sembelit adalah salah satu masalah kesehatan yang dapat timbul dari kebiasaan menahan BAB. Sembelit terjadi ketika usus bagian bawah menyerap air dari tinja yang menumpuk di rektum.

Akibatnya, feses dengan sedikit air lebih sulit dikeluarkan karena menjadi keras. Dalam situasi yang lebih parah, kebiasaan menahan BAB dapat menyebabkan inkontinensia alvi, impaksi feses, atau perforasi gastrointestinal.

Inkontinensia alvi terjadi ketika tubuh sudah tidak mampu mengendalikan buang air besar, sehingga feses dapat keluar secara tiba-tiba tanpa disadari oleh pengidapnya. Sementara impaksi feses ditandai dengan feses yang keras dan kering, sehingga menyangkut di usus besar atau rektum. Sedangkan perforasi gastrointestinal, terjadi ketika terbentuknya lubang di dinding saluran gastrointestinal.

Melansir dari Medical News Today, sebuah studi pada 2015 menunjukkan bahwa peningkatan beban tinja di usus besar dapat meningkatkan jumlah bakteri dan membuat peradangan usus besar jangka panjang. Jika dibiarkan, peradangan ini dapat meningkatkan risiko terkena kanker usus besar. Temuan penelitian juga menunjukkan hubungan antara menahan BAB dengan penyakit usus buntu dan wasir.

Tanggal akses: 22 Desember 2020

Penulis :  dr. Rizal Fadli

Sumber : https://www.halodoc.com