Manfaat Sehat Singkong

manfaat sehat singkong

Mendengar nama cheesecake singkong atau lapis legit singkong, banyak orang mengernyitkan dahi, tak percaya, setengah meremehkan. Namun setelah mencicipinya, seketika mereka tercengang; ternyata rasa hidangan istimewa dari singkong bisa lezat juga! Jadi, seberapa besar manfaat singkong dalam kuliner dan berapa banyak sumbangan gizinya?

Singkong alias ubi kayu termasuk umbi-umbian yang sudah sangat kita kenal. Meskipun begitu, sejauh ini singkong masih dianggap sebagai makanan pinggiran dan kurang dihargai. Di antara sekian banyak makanan pokok sumber karbohidrat yang mengenyangkan, singkong tidak menjadi pilihan masyarakat. Jika tidak ada nasi, kebanyakan masyarakat lebih memilih roti atau mi instan. Singkong hanya dimanfaatkan sebagai makanan pokok jika masyarakat sedang kesulitan mendapatkan beras, misalnya karena harga beras sedang sangat mahal atau langka seperti halnya di daerah bencana. Akibatnya, singkong hanya sesekali dikonsumsi sebagai kudapan tradisional yang sudah ketinggalan zaman, tidak lagi diminati.

Jika diolah secara kreatif, sebenarnya singkong bisa juga mendapat tempat di hati masyarakat. Salah satu contohnya adalah keripik sanjay, oleh-oleh khas Padang. Keripik singkong yang banyak dibuat di dusun Sanjay, Bukit tinggi, dataran tinggi tak jauh dari Padang, ini digoreng garing dan dilapisi paduan gula cabai keriting sehingga terasa manis pedas. Selain itu, belakangan populer juga jajanan singkong keju, singkong goreng seukuran jari telunjuk yang bertekstur empuk dan berasa gurih keju. Dan ketika produk tepung singkong  pabrikan/kemasan sudah mulai bisa ditemukan di pasaran, kini bermunculanlah pengusaha kuliner rumahan brownies dari tepung singkong, yang juga populer disebut bownies kasavan.

Singkong Tanpa Gluten
Hidangan yang mengandung tepung terigu memberatkan fungsi organ cerna kita karena tepung terigu mengandung gluten, jenis protein khusus dalam gandum yang sulit dicerna. Sistem pencernaan kita membutuhkan waktu tiga kali siklus metabolisme (3 x 24 jam) untuk bisa mencerna protein terigu dan membuang sampah metabolisme yang dihasilkan proses tersebut. Sebaliknya, tepung singkong sama sekali tidak mengandung gluten sehingga tidak membebani fungsi organ pencernaan.

Dalam pembuatan cake dan kue, tepung singkong bisa digunakan untuk menggantikan seluruh bahan tepung terigu dalam resep. Meskipun tidak mengandung gluten yang menjadikan adonan tepung terigu mengembang ketika dipanaskan, adonan tepung singkong memiliki sifat serupa adonan tepung terigu karenan kandungan patinya. Walaupun demikian, mencampurkan tepung singkong atau singkong ke dalam adonan kue untuk menggantikan sebagian tepung terigu sudah bermanfaat untuk mengurangi penggunaan tepung terigu dalam adonan.

Tepung singkong bisa dibuat sendiri secara sederhana dari singkong parut yang dijemur hingga kering kemudian dihaluskan menggunakan blender atau food processor dan diayak. Cake yang bisa kita buat dari tepung singkong buatan sendiri di antaranya adalah lapis Panggang Kasava Sale Pisang (hlm 87).

Jika mau praktis, Anda bisa membeli tepung kasava kemasan. Meskipun masih jarang, produk tepung kasava kini sudah mulai dijual pada distributor khusus dengan nama dagang mocaf (modified cassava flour). Tepung kasava adalah tepung singkong yang dibuat melalui proses pengeringan khusus sehingga tidak lagi memiliki bau khas singkong.

Beberapa cake dan kue justru lebih nikmat jika dibuat dari singkong segar, bisa dari singkong parut (Kasava Kukus Karamel hlm. 79, Talam Gurih Kasava Tuna hlm. 99), singkong serut, ataupun singkong kukus yang dilumatkan (Cake Kasava Karamel Tabur Keju hlm. 73, Cassava Cheesecake hlm. 75). Tekstur dan aroma khas singkong memberi kekhasan pada cake dan kue.

Singkong Kuning Lebih Kaya Nutrisi
Dari warnanya, singkong bisa dibedakan menjadi dua jenis, yakni singkong putih dan singkong kuning alias singkong mentega. Keempukan dan ras asingkong putih dan kuning sebenarnya tidak berbeda. Namun jika dilihat dari kandungan nutrisinya, singkong kuning lebih kaya gizi daripada singkong putih. Warna kuning pada singkong mentega menandakan tingginya kandungan betakarotena. Karena betakarotena bersifat larut dalam lemak, singkong kuning seyogianya diolah dengan tambahan bahan berlemak, misalnya minyak goreng, kacang-kacangan (seperti almon, kenari, mete), atau susu cair rendah lemak.

Singkong yang baik digunakan untuk membuat cake atau kue adalah singkong yang sudah cukup tua tetapi tidak terlalu tua dan tidak berkayu. Singkong yang sudah cukup tua memiliki kadar air lebih sedikit, tetapi kandungan pati lebih banyak sehingga memberikan tekstur yang baik pada cake atau kue. Ciri singkong yang sudah cukup tua adalah jika dipatahkan bekas patahnya meninggalkan jejak nyata dan bertekstur kasar. Sebaliknya, jika singkong masih muda, bekas patahnya cenderung polos dan mulus.