Mengenal Penyakit Aneurisma

Mungkin belum banyak orang yang tau mengenai aneurisma. Penyakit aneurisma adalah pelebaran dinding pembuluh darah pada otak yang memang bisa disebabkan kelemahan diding akibat bawaan lahir atau secara mekanik karena tekanan darah tinggi. Penyebab lainnya, yaitu infeksi atau pernah mengalami trauma pada dinding pembuluh darah. Penyakit aneurisma bersifat multifaktorial, memang awalnya disebut kelainan bawaan atau genetik. Namun setelah diteliti, ternyata penyakit ini bisa disebabkan oleh hipertensi, Tekanan darah tinggi bisa menyebabkan dinding pembuluh darah melebar, sekarang bisa disebut kalau aneurisma itu multifaktorial. Aneurisma tidak mempunyai gejala jika tidak pecah, kecuali aneurisma itu sudah besar sekali sehingga membentuk efek masa. Artinya penyakit ini seperti tumor yang menekan jaringan di sekitarnya dan menjadi keras karena adanya pengapuran di dalamnya, itu baru menimbulkan gejala, meskipun jarang terjadi dan peresentasenya kecil.

Screenshot_100

Jika aneurisma otak pecah, terdapat beberapa gejala yang akan timbul, seperti sakit kepala tiba-tiba dan intens, sakit leher dan kekakuan, mual dan muntah, pandangan kabur, kepekaan terhadap cahaya, mengantuk, gangguan berbicara, kebingungan, dan kejang. Penyakit ini memang bisa menyerang anak-anak. Sementara aneurisma yang dipengaruhi hipertensi biasanya menyerang orang di atas 40 tahun. Penyakit ini lebih banyak menyerang perempuan. Untuk mencegah penyakit ini, bisa dilakukan dengan menghindari darah tinggi. Juga hindari merokok karena merokok melemahkan dinding pembuluh darah. Aneurisma bisa sembuh, terutama definitif sembuh kalau dijepit, tapi juga ada kemungkinan timbul di tempat lain, dan kemungkinan terjadi lagi juga ada. Tindakan penjepitan hanya bisa dilakukan dengan operasi atau endovaskuler dan belum ditemukan obatnya.