Puasa Sehat Dengan Sayur Dan Buah

Screenshot_80

Buah dan sayur sangat dianjurkan untuk dikonsumsi saat buka dan sahur. kandungan serat yang tinggi pada keduanya membuat rasa kenyang lebih lama dan membuat tubuh lebih bugar. Selama ini orang kerap sahur atau berbuka dengan makanan yang kurang sehat, seperti gorengan, makanan minuman manis, dan es. Jarang yang memperhatikan soal kecukupan gizi dan nutrisi. Padahal keduanya sangat penting untuk kesehatan tubuh. Selama berpuasa orang makan pada saat sahur, lalu makan kembali saat berbuka jadi selama 14 jam perut kita tidak terisi apa-apa. hal ini membuat kadar glukosa turun, glikogen turun, lemak dan protein turun. Kondisi ini harusnya kita ambil keuntungannya dan kita buang kerugiannya. supaya tetap aman dan sehat. Cadangan energi yang ada dalam tubuh sudah tidak ada, tinggal sisa-sisa saja, itu efek negatif saat puasa karena waktu makannya hanya saat sahur, sewaktu buka dan setelah sholat.

Inilah yang harus kita optimalkan supaya tubuh tetap fit. Tidak efek negatif, puasa juga baik untuk tubuh kita, salah satunya puasa berhubungan dengan saluran cerna dalam tubuh. Pada saat tidak puasa, orang bisa makan tiga kali plus snack, berarti saluran cerna tidak pernah beristirahat. Saat puasa memberikan kesempatan bagi alat pencernaan untuk beristirahat sekaligus memperbaiki proses regenerasi saluran cerna, dengan mengurangi beban kerja. Penurunan kadar glukosa inilah yang menyebabkan kita suka kleyengan dan lemas. Itulah perlunya makanan manis. Makanan lengkap saat sahur harus terdiri atas karbohidrat, tidak harus nasi seperti roti, kentang, bihun. Protein seperti ikan, ayam, telur, daging, dari perotein nabati bisa dari tahu dan tempe. Lemak juga harus ada dari minyak, sayur dan buah, segelas susu dan air minum tiga gelas.
Makanan yang dikonsumsi syaratnya harus tinggi serat supaya rasa kenyang bertambah lebih lama dan tidak mudah lapar. Serat itu dari sayur dan buah, setiap sahur jangan lupakan sayur dan buah, jangan minum manis kerena gula akan naik dengan cepat akibatnya akan cepat lapar lagi atau hipoglikemi. Sebaiknya minum air putih biasa ditambah buah dan sayur. Pada saat buka puasa, mulailah makan dengan makanan manis agar cepat mengganti kadar gula dara yang sudah turun. Sayur dan buah sangat penting kerena kalori untuk memenuhi kebutuhan kita. Pemilihan buah saat puasa harus mengandung serat, indeks glikemik rendah, membantu proses pencernaan. tinggi vitamin C agar proses pencernaan yang optimal. Buah-buah yang kaya akan serat terdapat dalam buah kiwi, apel, pir, delima, pisang, dan stroberi.

Hindari Makanan Ini Saat Buka dan Sahur

  • Minuman Dingin
    Minum minuman yang dingin ketika berpuasa memang terasa sangat menyegarkan. Namun ternyata, kebiasaan mengonsumsi minuman dingin saat berbuka puasa adalah kebiasaan yang tidak sehat karena bisa menyebabkan kontraksi pada lambung. Selain itu, minuman dingin juga bisa memberikan efek kenyang berlebih, akibatnya tubuh pun jadi malas untuk makan makanan yang bergizi.
  • Makan berlebihan
    Agar lambung tidak kaget, berbukalah dengan makanan ringan terlebih dahulu. Jangan langsung makan makanan berat karena bisa membuat pencernaan kita kaget karena harus langsung bekerja mencerna makanan setelah sebelumnya beristirahat bekerja sepanjang hari.
  • Makanan Berlemak
    Salah satu jenis makanan berlemak adalah makanan yang digoreng. Makanan berlemak bisa menyebabkan kegemukan dan gangguan pencernaan serta nyeri di ulu hati. Selain itu, makanan yang banyak mengandung lemak juga membuat perut cepat kenyang sehingga makanan lain yang lebih bernutrisi tidak termakan.
  • Minuma Bersoda
    Minuman bersoda bisa menyebabkan gangguan pada perut dan bisa berakibat pada terganggunya sistem pencernaan tubuh. Airsoda sangat mudah menyerap air. Meskipun kita banyak minuman bersoda, tubuh tidak akan merasa kenyang dan tidak akan meredakan rasa haus, yang ada justru kita akan menjadi lebih mudah merasakan haus.
  • Makanan Bersantan
    Asupan makanan yang tidak terkontrol saat buka puasa bisa membuat kadar kolestrol meningkat, tekanan darah naik, kadar gula darah melambung, atau penyakit lain yang sudah bersarang, kambuh kembali.