Tanaman Cabe Jawa

4013146_cabejamu.2

Nama Daerah

Caberan, cabe alas, cabe areuy, cabe jawa (Jawa); cabhi jhama, cabe angghu, cabe solah (Madura); lada panjang, cabai jawa, cabai panjang (Sumatera); cabia (Makasar).

Morfologi Tanaman

Tumbuhan memanjat, menjalar atau melilit, panjang bisa mencapai 10 m. Daun bulat agak lonjong, pangkal daun agak berbentuk jantung dan juga membulat, ujung daun runcing dengan bintik-bintik kelenjar. buahnya majemuk bulir, bentuknya bulat panjang atau silindris, dan ujungnya mengecil. Buah yang belum tua berwarna kelabu, kemudian menjadi hijau, selanjutnya kuning, merah, serta lunak.

Bagain Manfaat dan Kandungannya

Bagaian yang digunakan adalah daun, buah, dan akar. Buah cabe jawa mengandung zat pedas piperine; chavicine; palmitic acids; tetrahydropiperic acids; 1-undecylenyl-3,4-methylenedioxy benzene; piperidin; minyak siri; isobutyideka-trans-2-trans4-dienamide; dan sesamin.

Manfaat

Penyakit yang bisa disembuhkan adalah sakit gigi, radang mulut, reatik, luka dan bisa bikin obat kuat.

Cara Penggunaan

  1. Sakit gigi, Daun cabe jawa yang segar sebanyak 3 lembar dicuci lalu ditumbuk. Seduh dengan 1/2 gelas air panas. Selagi hangat disaring, airnya dipakai untuk kumur-kumur.
  2. Membersihkan rahim setelah melahirkan, obat kuat:
    Akar kering cabe jawa sebanyak 3 g digiling halus. Seduh dengan air panas, hangat-hangat diminum sekaligus.
  3. Kejang perut. Daun cabe jawa segar sebanyak 3 lembar dicuci lalu ditumbuk. Seduh dengan 1 gelas air panas. Selagi hangat disaring Ialu diminum sekaligus
  4. Demam. Buah yang kering sebanyak 3 g digiling halus, lalu diseduh dengan 1/2 gelas air panas. Kemudian minumlah bersama ampasnya selagi hangat.

Kontraindikasi

Sebaiknya berhati-hati bagi penderita lambung dan limpa. Belum ditemukan literatur yang menyebutkan adanya kontraindikasi maupun efek samping dari konsumsi rabe jawa, namun sebaiknya berhati-hati bagi wanita yang sedang hamil dan menyusui.