Sarapan Bukan Sekedar Cegah Lapar

Screenshot_59

Banyak orang yang melewatkan sarapan. Ada juga yang melakukan sarapan, tapi sekadar makan ringan atau hanya minum. Padahal, sarapan sangat penting sebagai bekal aktivitas seharian. Sarapan sehat adalah makan dan minum yang memenuhi seperempat kebutuhan gizi harian dan harus dilaksanakan sebelum jam 09.00. Karna tubuh anak-anak dan orang dewasa membutuhkan penambahan energi setelah  berpuasa selama 8-10 jam pada saat tidur. Oleh karena itu, sarapan yang bergizi sangat penting untuk mencetak sumber daya manusia yang berkualitas. Apabila anak tidak sarapan sebelum beraktivitas, mereka cenderung mudah capai, gelisa, dan gampang marah. Tidak sarapan merupakan masalah yang serius karena berhubungan dengan risiko gangguan pertumbuhan fisik dan mental anak.

Sarapan sehat bisa menjaga anak tetap semangat dan bertenaga pada pagi hari. Sarapan sehat bukan sekadar mencegah rasa lapar,  juga memberikan energi dan gizi yang dibutuhkan anak untuk belajar, bermain, dan berolahraga. Sarapan sehat setiap pagi pada anak membantu anak fokus belajar dan meningkatkan prestasi. Itulah sebabnya, sarapan sehat perlu dilakukan sebelum jam 9 pagi. Jika masalah sarapan sehat ini tidak bisa dibatasi dan tidak disosialisasikan. Sarapan sehat ini tidak ada batasan usia dan siapa pun harusnya melakukan sarapan. Selagi manusia hidup sarapan itu sangat diperlukan. Untuk bayi sarapannya berupa ASI sampai dia berumur 6 bulan, sarapan untuk bayi sangat penting, tidak hanya untuk anak sekolah. Kenapa anak sekolah sarapan itu sangat penting karena kita melihat anak-anak sebagai investasi generasi sehat dan berpereastasi sehingga dari kecil bisa memupuk kebiasaan sarapan dan untuk orang dewasa juga penting tentunya.
Sarapan sehat yang idea itu pada pagi hari dan paling penting adalah sebelum belajar atau bekerja. Penggunaan zat besi bagi tubuh pada pagi hari terjadi penurunan, puncak penurunan tadi bisa berakibat pusing. Maka dari itu jika tidak sarapan, prestasi belajar akan terganggu, prestasi kerja terganggu, Sarapan sehat itu harus memenuhi unsur nutrisi yang seimbang. Ada unsur karbohidrat seperti nasi, harus ada protein, mineral, vitamin, sayur, buah, air putih, bisa juga dengan teh tanpa gula kalau mau sehat. Jangan lupa pakai lauk-pauk seperti telur, tahu, tempe, ikan, dan sayur yang berserat. Jika seorang anak terbiasa melakukan sarapan, postur tubuhnya normal, terhindar dari kegemukan. Level kolestrol dan gula darahnya juga terjaga dibandingkan dengan yang tidak sarapan. Sekolah adalah titik yang strategis untuk menyosialisasikan kebiasaan sarapan karena adanya anak-anak, guru, dan persatuan orang tua murid.

Tips Siapkan Sarapan Praktis :

Screenshot_60

  • Susu Dan Telur
    Minuman kaya nutrisi ini akan membuat perut terasa kenyang lebih lama dan sebutir telur akan melengkapi kebutuhan protein dan lemak untuk menunjang aktivitas pada pagi hari.
  • Buah Segar
    Supaya tidak mengantuk setelah sarapan, makan beberapa potong buah segar dalam menu sarapan. Selain bernutrisi, buah juga praktis disajikan untuk menu sarapan.
  • Minuman Hangat
    Minuman hangat sangat cocok diminum pada saat sarapan. Lebih baik pilih minuman cokelat hangat ketimbang kopi pada pagi hari, agar perut tidak kaget setelah kosong semalaman.
  • Sereal
    Pilih roti gandum, oetmeal, dan beras merah, ketimbang mengonsumsi roti. Bahan tersebut memiliki kadar asupan karbohidrat yang lebih lama dicerna sehingga memberikan rasa kenyang yang lebih lama.