Bunga Tahi Kotok

Bunga Tahi Kotok

Nama Daerah

Ades, bunga tahu kotak, saes (Sunda)

Morfologi Tanaman

Batang tegak, bulat, hijau kecoklatan denan permukaan agak kasar, dengan tinggi 70 cm-1 m, bunga berbentuk bonggol yang dikeliling daun pelindung, warna bunga kuning atau orange, buah keras, bentuk garis dan berwarna hitam. Daun majemuk bertangkai anak daun saling berhadapan.

Bagian Manfaat dan Kandungannya

Bagiaan bermanfaat adalah daun dan bunga. Bunga mengandung quercetagetin, terthienyl, helenian. flavoxanthin dan biji mengandung minyak. Penyakit yang bisa diobati adalah radang kulit, batuk, sakit gigi, gondongan, dan pembengkakan payudara.

Cara Penggunaan

  1. Digunakan sebagai (parotitis), pembengkakan payudara (mastitis) : bunga tahi kotok secukupnya dihaluskan dan dicampurkan dengan cuka beras putih secukupnya, lalu gunakan sebagai tapal pada bagian yang sakit.
  2. Radang kulit bernanah (pioderma) : akar dan daun segar tanaman bunga tahi kotol, daun sambiloto segar (Andrographis paniculata Nees) secukupnya, haluskan kemudian tempelkan pada bagian yang sakit.
  3. Sakit gigi, sakit mata (Conjuntivitis). Mengobati dan menyembuhkan sakit gig dan sakit mata dengan menggunakan kembang tahi kotok sangatlah mudah, caranya : 10 gram bunga tahi kotok kering, 2 siung bawang putih (Allium sativum L.), direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu airnya disaring dan diminum.

Kontraindikasi

Meskipun belum ditemukan literatur yang menyebutkan adanya kontraindikasi dari konsumsi tanaman ini. Berhati-hati dan jangan berlebihan dalam penggunannya.