Tanaman Belimbing

Tanaman Belimbing

Nama Daerah

Asam jorbing (Batak); belimbing amis (Sunda); belimbing legi (Jawa); lembetua (Gorontalo); bainang sulapa (Makasar); balibi totofuko (Halmahera)

Morfologi Tanaman

Pohon ini bercabang banyak dan berbatang keras dengan tinggi 5-12 meter. Perbanyakan tanaman ini bisa dilakukan dengan biji dan cangkok.
Daunnya bersirip ganjil dan berwarna kekuningan sampai hijau muda, bunganya kecil dalam untaian yang berwarna putih kemerahan.

Bagian Manfaat dan Kandungannya

Bagian yang bermanfaat adalah buahnya, memiliki kandungan glukosa, protein, lemak, kalsium, phospor, besi, dan vitamin A, B, C. Daunnya mengandung alkaloid, saponin, dan flavanoid. Penyakit yang bisa diobati adalah tekanan darah tinggi, susah buang air besar, malaria, batuk.

Cara Penggunaan

  1. Untuk menurunkan teknan darah silahkan makan buahnya.
  2. Untuk penderita susah buang air besar. Minum teh daun segar atau jus buah.
  3. Untuk mengobati batuk. Cuci 300 g buah, parut kemudia peras dan saring. Minum hasil saringannya sekaligus untuk mengobati batuk.

Info Lain

Buah belimbing adalah sumber antoksida alami karena adanya asam L-askorbat, (-) epicatechin dan asam galat. Belimbing juga sangat kaya serat, terutama serat larut.

Kontraindikasi

Mengonsumsi buah belimbing tidak disarankan bagi yang memiliki penyakit kasus keasaman tukak lambung, arthritis, gagal ginjal, asam urat, dan juga penyakit kulit. Oleh karena itu, bagi yang sedang hamil dan menyusui sebaikanya jangan mengonsumsi belimbing. Bagi anak-anak, sebaiknya tidak mengonsumsi dosis yang berlebihan.