Tanaman Baru Cina

Tanaman Baru Cina

Nama Daerah

Daun manis,brobas krebo (Jawa); beunghar kucicing , jukut lokat mata (Sunda); kolo, goro-goro cina (Maluku)

Morfologi Tanaman

Herba berdiri tegak hingga tingginya mencapai 2 m, bercabang banyak dengan daun berbagai menjari ujungnya meruncing, berambut halus. Warna daun bagian bawah agak putih. Bunga majemuk kecil-kecil berwarna kuning muda dan bonggol tersusun dalam malai yang menunduk.

Bagian manfaat dan Kandungannya

Bagian yang bermanfaat adalah daun, akar dan biji. Akar dan batang mengandung inulin, cabang mengandung oxytocin, ridentin, alcohol, dan daun mengandung minyak asri. Penyakit yang bisa diobati adalah bisul, epilepsy, dan lemah syahwat.

Cara Penggunaan

  1. Untuk wanita nifas, mencuci bisul, dan sakit kepala. Rebus dan segar sebanyak 10-30 g dengan tiga gelas air hingga tersisa satu gelas, setelah dingin lalu diminum 2-3 kali sehari.
  2. Untuk lemah syahwat. Giling biji sampai halus lalu dimakan.
  3. Untuk sakit epilepsy dan meningkatkan energy. Akar direbus ditambah gula dan jahe secukupnya, lalu diminum.

Info Lain

Baru cina dapat digunakan untuk merangsan asam lambung dan sekresi empedu. Hal ini juga digunakan sebagai tonik hati, untuk meningkatkan sirkulasi, dan seagai obat penenang. Bagi wanita mengonsumsi baru cina dapat melancar menstruasi secara teratur.

Kontraindikasi

Baru cina dapat menyebabkan rahim berkontaksi dan keguguran. Belum banyak info yang dipublikasikan untuk pengaruh terhadap ibu yang menyusui, tapi sebaiknya ibu menyusui menghindari mengonsumsi baru cina. Baru cina dapat menyebabkan reaksi alergi pada individu yang alergi terhadap keluarga tanaman Asteraceae, alergi pada orang yang alergi terhadap seledri, atau wortel luar.