Tanaman Arairut

Tanaman Arairut

Nama Daerah

Sagu bamban (Batak); sagu belanda, sagu benzawi, ubi sagu (Melayu); sagu rarut (Minangkabau); garut, ararut, patat sagu (Sunda); lerut, garut, klarut, jlarut, irut, woerut (Jawa Tengah); larut, pirut, kirut (Jawa Timur); angkrik (Betawi); tarigu (Banten); klarus, marus (Bali)

Morfologi Tanaman

Berbatang tegak tetapi lunak memiliki tinggi mencapai 40-100 cm. Batang tipis, bercabang banyak ke arah ujung. Daun keras dan bercabang, tangkai daun berpelepah pada pangkalnya dengan helaian daun berbentuk bulat telur hingga melonjong, memiliki warna hijau dan kadang memiliki garis putih atau ungu kemerahan. Bunga memiliki bentuk malai yang tumbuh di ujung batang berwarna putih. Buah melonjong, merah tua, gundul sampai berambut. Rimpang berdaging, berbentuk slinder, berwarna putih atau kemerahan.

Bagian Manfaat dan Kandungannya

Rimpang mengandung pati amilium, protein, lemak, dan serat. zat ini yang dapat dimanfaatkan. Penyakit yang bisa diobati adalah diare, radang usus, dan sebagai penawar racun.

Cara Penggunaan

  1. Tepung garut 1 sendok, gula 1 sendok makan, garam 1/2 sendok teh, daun jambu biji 7 lembar, air 100 ml, campuran ini dibuat infus, diminum tiga kali sehari 100 ml.
  2. Penawar sengatan lebah dn racun ular dari perasan umbi garut.

Kontraindikasi

Meskipun belum ditemukan efek samping maupun literatur yang menyebutkan adanya kontraindikasi dari konsumsi rimpang arairut. Namun, sebaiknya perlu hati-hati dan waspada terutama bagi ibu-ibu yang hamil dan menyusui.