Tanaman Akar Kuning

akarkuning

Nama Daerah

Ki koneng (Sunda); Sirawan (Jawa); daun bulan (Maluku)

Marfologi Tanaman

Panjangnya mencapai hingga 20 m, batangnya berdiameter 5-20 cm. Kayunya mengeluarkan getah yang berwarna kuning pula jika dipotong dan kayunya pun berwarna kuning. Daun dengan ukuran 20-25 cm x 5,5-19 cm, urat daun menjari lima pada pangkalnya, dan daunnya berbentuk bulat. Bunga tumbuh dimulai dari ketiak daun atau di batang, warna kelopak dan mahkota kuning, kulit agak berbulu dan hijau hingga coklat kehitaman, buah membulat kotak dengan tiga rusuk. Biji tunggal, kecil, cokelat.

Bagian manfaat dan Kandungannya.

Kayu dan daunnya mengandung saponin, flavonoid, dan tanin.

Cara Penggunaan

1. Cuci dengan bersih kayu kuning kemudian rebus dengan 400 ml air selama kurang lebih 15 menit sampai mendidih. Tunggu dingin lalu air rebusan disaring lalu diminum tiga kali sehari oleh penderita hepatitis atau sakit kuning, dan malaria.

2. Tumbuk buah sebanyak 20-30 g dan tambah sedikit garam lalu balurkan pada bagian yang rematik 1-2 kali sehari.

3. Tumbuk halus daun, kemudian balurkan pada bagian tubuh yang gatal-gatal 2-3 kali sehari masing-masing 1-2 jam.

Kontraindikasi

Kontraindikasi

Belum ditemukan efek samping maupun literatur yang menyebutkan adanya kontraindikasi dari konsumsi kayu akar tanaman kayu kuning.

Tetapi sebaiknya ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk kewaspadaan.

  1. Bagi anak-anak: sebaiknya tidak mengonsumsi dengan dosis yang berlebihan sebelum herbalis dan doktr.
  2. Bagi ibu yang melahirkan dan menyusui: jangan mengonsumsinya.