Tak Semua Sayur Baik Dikonsumsi Mentah

Mengonsumsi sayuran mentah memang baik untuk kesehatan. Namun, ternyata tak semua sayuran mentah baik bagi tubuh. Beberapa jenis sayuran justru harus dimasak untuk meningkatkan nilai nutrisinya. Selama ini orang beranggapa sayuran mentah mengandung nutrisi lebih banyak dibandingkan sayuran-sayuran yang telah dimasak. Sayuran dalam salad hampir seluruhnya dikonsumsi tanpa tanpa dimaska terlebih dahulu dengan harapan bisa  memberikan dampak baik bagi tubuh. Meskipun begitu, tidak semua sayur sehat dikonsumsi mentah. Ada beberapa jenisa sayuran yang sebaiknya dimasak terlebih dahulu untuk meningkatkan kadar nutrisi yang akan diserap tubuh. Jenis sayuran seperti tomat, bayam, wortel, asparagus, dan jamur merupakan jenis sayuran dan jamur yang sebaiknya dimasak terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.

Screenshot_12Banyak nutrisi yang ditemukan dalam tanaman terkadang belum benar-benar siap untuk diserap tubuh di dalam usus dibandingkan dengan makanan yang berasal dari produk hewani. Serta yang terkandung dalam sayuran sering terikat pada mineral dan membuat sayuran tersebut tidak bisa diterima tubuh untuk diserap untuk nutrisi (bioavailabilitas). Dengan memasaknya terlebih dahulu, membantu serat yang terdapat dalam sayuran untuk dicerna dan melepaskan mineral untuk penyerapan serta meningkatkan jumlah nutrien yang diturunkan dari sumber tumbuhan (fitokimia) yang dapat memberikan nutrisi tambahan bagi kesehatan.
Mengonsumsi tomat dengan dimasak terlebih dahulu dapat meningkatkan kadar lycopene dalam buah yang dapat mengurangi risiko kanker prostat. Jika memasak tomat jangan sampai matang, memasak tomat terlalu matang dapat membuang vitamin lain yang terkandung dalam tomat. Tomat kaya akan nutrisi, salah satu kandungan nutrisinya bermanfaat bagi kesehatan pria. Lycopene mampu mengurangi risiko kanker prostat, lycopene juga dapat meningkatkan kesehatan jantung. Pemanasan tomat meningkatkan kadar lycopene dalam tomat. Ada baiknya jika ingin memakan tomat lebih baik dimasak terlebih dahulu. Namun, tidak menutupi kemungkinan memasak tomat dapat merusak vitamin penting lainnya seperti vitamin C.
Selain tomat, bayam yang kaya oksalat yang mengikat kadar mineral dalam bayam, seperti zat besi dan kalsium. Serat dan oksalat dapat membuat zat besi sulit diserap tubuh dan kita hanya mendapatkan sekitar 5% zat besi yang terkandung dalam sayuran hijau. Dengan memasak bayam terlebih dahulu sebelum dikonsumsi dapat membantu penyerapan zat besi meskipun tidak memberikan hasil yang signifikan, perlu diingat untuk tidak memasak bayam terlalu matang yang dapat memebuang kandungan nutrisinya. Wortel mengandung karoten yang memberikan pigmen berwarna dominan merah-jingga.
Dengan memasak wortel terlebih dahulu, dapat meningkatkan kadar karoten yang bermanfaat untuk memberikan antioksidan yang baik bagi tubuh. Mengelolah wortel dengan menggunakan microwave dan dikukus lebih membantu menjaga kadar nutrisi yang terkandung dalam sayuran dari pada direbus hingga mendidih. Memasak asparagus juga dapat meningkatkan penyerapan nutrisi dan kandungan antioksida kuat atau polifenol. Polifenol yang juga ditemukan dalam teh, anggur merah, dan coklat mengandung antioksidan kuat serta memberikan manfaat untuk mengurangi risiko sakit jantung dan kanker. Dalam jamur kita juga bisa menemukan kandungan vitamin dan mineral, dengan memasak jamur dapat meningkatkan nilai gizinya. Namun, karena jamur dapat menyerap minyak seperti spons, wakeman mengingatkan agar berhati-hati terhadap jumlah lemak yang digunakan ketika memasak.