Bawang Merah

Bawang Merah

Nama Daerah

Brambang (Jawa); bawang beureum (Sunda)

Morfologi Tanaman

Tanaman semusim yang berbentuk seperti rumput, berbatag pendek berakar serabut, tinggi dapat emncapai 25 cm dan membentuk rumpun. Daun berbentuk seperti pipa, bulat kecil memanjang 40-70 cm, ujung nya meruncing, berlubang, berwarna hijau muda sampai hijau tua. Batang semu yang berada di dalam tanah berubah bentuk dan menjadi umbi lapis. Tangkai bunga keluar dari dasar umbi. Bunga majemuk berbentuk tandan yang terdiri atas 50-200 kuntum bunga. Buah berbentuk bulat dengan ujung tumpul yang membungkus biji yang berbentuk agak pipih.

Bagaian Manfaat dan Kandungannya

Bagian yang dimanfaatkan adalah umbi. Bawang merah mengandung minyak asiri yang terdiri atas dialilsulfida, propantiol S-oksida, S-Alil-L-Sistein-sulfoksida atau Aliin, prostaglandin A-1, difenilamina dan sikloaliin, metilaliin, dihidroaliin, kaemferol, dan foroglusinol.

Cara Pengunaan

Menyembuhkan sembelit
Serat yang terdapat dalam kandungan bawang mentah membantu keluarnya toksin ataupun partikel makanan yang sulit dicerna oleh usus Anda. Jika Anda mengalami susah buang air besar atau sembelit cobalah konsumsi bawang mentah.

Menurunkan kolesterol
Bawang merah juga menjaga kolesterol baik dalam darah yang membantu melindungi tubuh terhadap penyakit jantung. Penelitian dilakukan para ilmuwan Hong Kong yang memberikan bawang merah yang telah dihancurkan pada hamster yang mengonsumsi makanan tinggi kolesterol.

Meredakan sakit tenggorokan
Bawang juga dikenal sebagai obat ayurveda saat mengalami batuk dan sakit tenggorokan. Haluskan bawang, seperti membuat jus lalu tambahkan sedikit jahe dan madu.

Menurunkan risiko diabetes
Ini juga jadi salah satu manfaat dari bawang mentah. Jika penderita diabetes mengkonsumsi bawang mentah itu sama saja meningkatkan produksi insulin. Untuk para penderita diabetes, seperti dilansir dari Bold Sky, dianjurkan untuk mengkonsumsi bawang mentah secara rutin.

Mengurangi risiko gangguan hati
Mengkonsumsi bawang mentah dapat melindungi hati dari penyakit penyakit koroner. Bawang juga dapat mengendalikan darah tinggi dan membuka arteri yang tersumbat.

Mencegah pertumbuhan sel kanker
Kandungan sulfur pada bawang yang tinggi dapat melindungi tubuh kita dari pembesaran usus. Ini juga termasuk mencegah pertumbuhan sel kanker payudara, paru paru dan kanker prostat. Bawang juga dipercaya dapat menyembuhkan gangguan saluran kemih.

Mengatasi wasir
Menurut penelitian, bawang merah mentah dapat menghentikan perdarahan dan mengurangi rasa nyeri pada dubur akibat wasir atau ambeien. Dengan mengonsumsi tiga kali sehari, rasa nyeri dan perdarahan pada anus akan hilang.

Konntraindikasi

Konsumsi bawang merah berlebihan akan menyebabkan migran, kepala pusing, dan menggelapkan pandangan mata. Di sampingitu, menganggu sesama manusia karena bau mulut yang tidak sedap.