Hindari Kebiasaan Ini Saat Diet

Screenshot_240

1. Kurang Gerak
Sambil bekerja, Anda pun bisa sedikit berolahraga, misalnya dengan melakukan peregangan kaki dan tangan. Silang-silankan atau ayun-ayaunkan kaki dan tangan sambil duduk di kursi 2-5 menit setiap selang satu jam. Aktivitas ini mampu memberi tambahan pembakaran energi ketimbang Anda hanya duduk rapi di kursi.

2. Terlalu ngotot
Hormon kortisol yang keluar saat stres akan merangsang nafsu makan, memperlambat metabolisme, dan meningkatkan penumpukan lemak di perut. Relaksasi, seperti mendengarkan musik, tertawa bareng teman-teman, beryoga, pijat, atau jalan-jalan di alam terbuka, dapat mereduksi stres. Lakukan salah satu aktivitas ini minimal 10-15 menit setiap hari.

3. Sering begadang
Kurang tidur akan meningkatkan hormon rasa lapar dan menurunkan hormon rasa kenyang. Studi yang lain menambahkan, orang yang tidurnya kurang dari 4 jam sehari punya peluang menderita obesitas 73% lebih tinggi dibandingkan orang yang tidur 7-9 jam per hari.

4. Konsumsi makanan asin
Tak hanya makanan berlemak dan manis yang perlu kurangi saat Anda sedang menjalankan program penurunan berat badan, makanan yang banyak mengandung garam juga perlu diredam. Selain bisa mengakibatkan hipertensi, terlalu banyak garam di dalam tubuh membuat cairan tubuh tertahan. Akibatnya, berat badan Anda turun-turun.

5. Menghindari susu
Wanita yang mengkonsimsi yoghurt bebas lemak, keju, atau susu rendah lemak 3-4 kali sehari mampu mengusir 70% lemak dari tubuhnya. Kalsium dari susu berperan sebagai tombol yang memerintahkan tubuh membakar kelebihan lemak. Minumlah segelas susu bebas lemak saat sarapan, segelas yoghurt rendah lemak pada siang hari, dan segelas susu bebas lemak pada sore hari.