Gadget Mengganggu Waktu Tidur Remaja

Screenshot_165 Tak hanya orang dewasa, gadget atau barang-barang elektronik kini
akrab di kalangan remaja. Banyak remaja kini menghabiskan sebagian besar waktu mereka habis dengan memainkan gadget. Fenomena ini patut diwaspadai karena pemakaian gadget dalam waktu lama dapat mengganggu kesehatan mereka. Berdasarkan penelitian, pemakaian gadget dalam waktu lama dapat mengganggu kualitas tidur dikalangan remaja.
Para remaja yang menjadi responden penelitian ini menggunakan berbagi jenis gadget, seperti komputer, smartphone, tablet, televisi, dan MP3 player. Para remaja tersebut bisa menghabiskan waktu seharian saat memainkan gadget. Menurut penelitian, pemakaian gadget dalam waktu lama ini menyebabkan mereka memerlukan sekitar 60 menit lebih lama untuk tertidur dari pada waktu biasanya. Dengan demikian, para remaja ini akan cenderung tidur terlambat dari biasanya. Efeknya sangat dirasakan, terutama bagi remaja yang biasa memainkan gadget sebelum tidur.

Penelitian ini mengungkapkan, menatap layar monitor selama lebih dari 4 jam berpengaruh terhadap sekitar 49% remaja berisiko terlambat 60 menit untuk tidur. Bukan saja bermain gadget saat akan tidur, menghabiskan waktu lebih dari dua jam setelah pulang sekolah dengan bermain gadget juga membuat para remaja membutuhkan waktu lebih lama untuk tidur. Fenomeini dapat menyebabkan kurangnya waktu tidur mereka. Rata-rata para remaja membutuhkan waktu istrahat selama 8 hingga 9 jam. Namun, penelitian menemukan, remaja yang menghabiskan waktunya untuk berkirim e-mail atau chatting secara online berisiko 3 kali lipat tidur kurang dari 5 jam. Sementara bagi remaja yang menghabiskan sekitar 4 jam menggunakan gadget elektronik berisiko 3,5 kali untuk tidur kurang dari 5 jam sehari.
Dari berbagai jenis perangkat gadget, penelitian ini menemukan bahwa komputer memiliki pengaruh paling kuat terhadap cara remaja tidur dengan benar. Faktanya, komputer merupakan perangkat yang paling banyak digunakan para remaja. Selain itu, remaja yang memiliki banyak kegiatan sehingga mengguakan lebih dari satu gadget, ternyata mempunyai risiko kurangnya waktu tidur lebih lama dari remaja lain yang hanya memiliki satu gadget. Remaja yang menggunakan gadget sebanyak 4 atau lebih memerlukan waktu tidur lebih lama lagi, sekitar 60 menit dari remaja yang hanya menggunakan satu gadget.
Dampak gadget terhadap gangguan tidur terjadi karena mengganggu sistem saraf. Cahaya yang dihasilkan dari gadget tersebut bisa memengaruhi jam biologis tubuh. Karena itu, perlu adanya pengarahan pada remaja terkait penggunaan gadget. Para orang tua sebaiknya mendampingi anak-anak mereka untuk membatasi penggunaan gadget. Untuk saat ini, direkomendasikan untuk tidak meletakkan televisi di kamar tidur mereka. Ini jugadapat menyebabkan dampak yang sama halnya seperti komputer dan ponsel. Intinya, agar membatasi penggunaan media secara umum.

MEMBATASI DAMPAK NEGATIF GADGET

Screenshot_166

Bersosialisasi
Biasanya remaja penggila gadget cenderung tidak bersosialisasi. Hal ini dikarenakan para remaja terlalu asyik saat menggunakan gadget sehingga tidak memedulikan orang lain yang ada di sekitarnya. Terlalu asyik dengan gadget juga menyebabkan para remaja malas belajar karena seluruh waktunya hanya difokuskan bagi gadget.

Batasi Penggunaan Gadget
Para remaja harus membatasi penggunaan gadget. Hal tersebut merupakan upaya untuk mencegah radiasi yang dipancarkan oleh gadget serta untuk menghindari perilaku malas belajar.

Jangan Terpengaruh Perkembangan gadget
Para remaja harus memiliki prinsip untuk tidak terus-menerus terpengaruh dengan perkembangan gadget yang ada. Dengan demikian, para remaja akan terhindar dari perilaku konsumtif akibat gadget.