Bahaya Kolesterol Tinggi

Screenshot_178Tingginya kolesterol jahat dalam tubuh diketahui dapat berdampak pada risiko terjangkit penyakit berbahaya. Banyak di antara orang yang mengidap kolesterol cukup tinggi tersebut tidak memenuhi kriteria untuk menjalani pengobatan. Orang-orang yang terlalu lama mempunyai kadar kolesterol yang tinggi berada pada risiko yang lebih tinggi menderita penyakit kardiovaskular dibandingkan orang dengan kolesterol rendah. Apa sebenarnya kolesterol itu? Kolestrol merupakan suatu lemak yang diproduksi di hati dan digunakan oleh tubuh untuk membentuk dinding sel dan beberapa hormon tertentu. Kolesterol tidak dapat bekerja di dalam tubuh dan harus bergabung dengan protein untuk dapat bergerak dalam peredaran darah.

Kolesterol dan protein akan bekerja bersama-sama dan disebut dengan lipoprotein. Terdapat dua jenis lipopretein di dalam tubuh. Pertama, low-density lipoprotein (LDL) yang disebut juga kolestrol jahat. Tingginya kadar LDL dalam darah akan dapat menyumbatan dinding arteri di jantung dan otak sehingga berisiko terhadap terjadinya penyakit jantung dan stroke. Kedua, high-density lipoprotein  (HDL) atau disebut juga kolesterol dari arteri kembali ke hati. Kolesterol sebenarnya dibutuhkan tubuh untuk membuat hormon dan vitamin D serta merupakan bagian asam empedu yang memecah lemak dalam sistem pencernaan.Kebutuhan kolesterol tubuh telah dicukupi oleh hati. Namun, jika mengonsumsi makanan lemak jenuh berkadar tinggi, hati akan memproduksi kolesterol lebih banyak lagi sehingga pasokannya menjadi berlebihan. Kadar kolesterol dan lemak jahat yang berlebihan merupakan faktor risiko terjadinya penyakit yang menyerang pembuluh darah misalnya stroke, penyakit jantung, hipertensi, asam urat, dan gangguan lainnya. Olahraga dan pola makan yang sehat adalah langkah penting untuk mencegah kolesterol tinggi. Selai itu, pedoman tersebut juga memperluas sekelompok orang yang memenuhi syarat untuk mengonsumsi obat penurun kolesterol yang dikenal dengan statin.
Statin dapat bermanfaat bagi orang-orang yang sudah didiagnosis dengan penyakit jantung, mereka dengan kadar kolesterol jahat LDL dengan kadar 190 atau lebih.