Vaksin Untuk Tangkal Penyakit

Vaksin sangat diperlukan oleh anak-anak untuk membantu pertahanan tubuh saat diserang penyakit. Vaksinasi penting karena kita memberikan suntikan antivirus yang dilokasikan. Jika ketika ada virus masuk, tubuh kita punya pengingat kalau sebelumnya sudah pernah divaksinasikan. Jadi tubuh akan menolak virus tersebut. Hepatitis B adalah vaksin pertama yang harus diberikan saat bayi baru lahir. Ada juga jenis vaksin yang dianjurkan untuk menambah daya tahan tubuh terhadap beberapa jenis penyakit.
Lima diantaranya wajib diberikan kepada anak, yaitu vaksin BCG untuk mencegah penyakit TBC, hepatitis B yang diberikan sebanyak 3 kali DPT untuk mencegah penyakit diferti, tetanus, dan pertusi, serta campak. Jangan lupa untuk memberikan vaksin campak saat usia 9 bulan. Campak itu wajib dan penting diberikan kepada anak. Cuma, suka ada efek sampingnya, yaitu demam. Namun, sekarang demamnya tidak terlalu tinggi. Jika anak demam tinggi, dikhawatirkan anak akan kejang. Kejang bisa terjadi dengan melihat riwayat dari keluarganya, apabila ada keluarga yang memiliki riwayat kejang.


Bila anak mulai panas tinggi, langsung berikan obat penurun demam agar tidak berkelanjutan. Seorang ibu hamil juga harus mempersiapkan kehamilan mulai dari makanan karena kesehatan bayi dimulai sejak ibu hamil. Makanan yang dimakan ibu hamil maupun pada masa pertumbuhannya. Jadi, sejak hamil harus diatur pola makan yang baik agar nanti anaknya mendapatkan gizi yang baik pula. Asam folat harus banyak dikonsumsi dari sebelum hamil, setelah hamil, hingga menyusui.
Zat lain seperti zat besi dan DHA juga dianggap penting. Bukan banyaknya makanan yang dimakan, tetapi kualitas makanan yang harus diperhatikan, kenaikan berat badan pada saat hamil itu wajar, namu dengan catatan tidak berlebihan. Tidak ada pantangan untuk ibu hamil dalam melakukan aktivitas. Hanya, ibu hamil cepat lelah karena membawa seorang calon bayi diperutnya. Jadi, harus dikurangi agar ibu hamil tetap sehat dan bisa beraktivitas seperti biasanya. Jangan takut untuk meminta bantuan orang sekitar dalam melakukan aktivitas berat. Ketika bayi tidur, kita juga bisa ikut istirahat. Jadi, energi kita tetap tersimpan jangan jadikan masa kehamilan hingga merawat anak itu sebagai beban.