Rumah Bisa Jadi Sarang Kuman

Rumah menjadi tempat ideal untuk menularkan berbagai penyakit karena setiap sudutnya bisa menjadi lokasi perumbuhan kuman dan bakteri berbahaya. Jaga kebersihan ruangan rumah sehingga Anda dan keluarga tetap sehat. Rumah menjadi tempat berlindungnya sebuah keluarga dari panas dan hujan, serta melepas penat usai beraktivitas seharian. Namun, apa jadinya apabila tempat menjalani kehidupan sehari-hari tersebut menjadi sarang berkumpulnya kuman dan bakteri yang setiap waktu dapat menginfeksi Anda dan anggota keluarga.
Menjaga higienitas di dalam rumah amat penting. Banyak lokasi tersembunyi dan barang pribadi di rumah yang menjadi sarang berkumpulnya kuman dan bakteri berbahaya. Dan, harus diingat, rumah yang terlihat bersih dan rapih belum tentu bebas dari segala kuman. Keberadaan kuman sangat sulit untuk dilihat dengan kasat mata karena ukurannya yang sangat kecil. Penyebarannya pun sangat mudah dan cepat. Satu bakteri misalnya dapat berkembang biak menjadi lebih dari delapan juta sel hanya dalam waktu 24 jam.
Musim hujan yang membuat udara lembap semakin mempercepat berkembang biaknya kuman penyebab penyakit tersebut. Penyebarannya bisa melalui genangan air di lingkungan yang bisa terbawa ke sepatu atau ban kendaraan, cipratan tanah karena hujan yang mengotori lantai rumah serta jejak kotor dari hewan pengerat atau terbawa oleh binatang lainnya seperti kecoa atau lalat. Penyakit yang rajin menyambangi pada musim hujan, diantaranya tifus, influenza, leptospirosis, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), kolera, dan penyakit diarea lainnya, serta penyakit kulit. Karenanya, penting untuk Anda mencermati daerah mana saja dan cara membersihkan  rumah yang tepat sehingga bisa menentukan seberapa sehat kondisinya .
Tidak ada tempat di rumah yang bebas dari mikroba. Jika Anda menyentuh salah satu tempat di rumah dengan ujung jari, maka akan menemukan setidaknya puluhan, bahkan tidak jarang ratusan jenis bakteri. Bahkan, air keran penuh mikroba dan dalam beberapa kasus terdapat cacing. Meski semua area tak luput dari kuman, dia mengungkapkan , ruangan dirumah yang paling rentan menjadi sarang kuman adalah dapur, bukan kamar mandi atau WC yang menjadi perkiraan semua orang.


Dapur menjadi tempat terbaik untuk kuman berkembang karena menyimpan peralatan rumah tangga yang mudah terkontaminasi kuman. Misalnya lap, gas, dan spons pencuci. Dapur juga menjadi tempat menaruh produk-produk makanan yang dikonsumsi, seperti sayuran mentah dan daging, yang bisa saja membawa kuman dari luar. Dan yang menjadi perhatian utama adalah kebersihan area wastafel karena di sanalah lokasi paling banyak mikroba. Wastafel dapur mempunyai banyak kuman dari pada kamar mandi atau WC. Membersihkan wastafel dan alat-alat memasak setelah dipakai dan mengganti secara rutin lap dan spons menjadi solusi efektif terhindari dari serangan kuman berbahaya tersebut.
Pastikan lantai dapur termasuk lantai di ruang lainnya, tetap kering. Gunakan juga pengering atau pastikan sinar matahari masuk untuk menyinari dapur serta beberapa produk makanan yang ada di sana. Sementara itu, dikamar mandi selalu lap tombol-tombol dan juga botol-botol sabun cair, pembersih muka atau sampo tetap bersih. Pentingjuga, tutup keloset sebaiknya disiram, bakteri bisa berjalan sepanjang enam kaki.
Dikamar tidur, usahakan jangan menyimpan pakaiaan kotor di dalam lemari untuk waktu yang lama, terutama pada musih hujan, karena dapat menyebabkan pertumbuhan jamur pad pakaian. Jangan lupa selalu bersihkan gagang telepon, remot TV dan AC. Jika memiliki anak, sterilkan mainan dengan desinfekta secara rutin karena sering kontak dengan kuman. Desinfetan adalah produk yang dapat membunuh kuman seperti bakteri berbahaya, virus atau jamur. Pada intinya bakteri berkembang di tempat yang mereka bisa tinggali. Misalnya lantai, gagang pintu, belakang kulkas, kusen jendela, meja, rak dan setiap alat di sekitar rumah.

Ini Tempet Favorit Kuman Bersarang
–  Spon Pencuci Piring
Hanya minggu setelah pemakaian pertaman, spons pencuci piring, juga kain lap di dapur, menjadi sarang bagi jutaan bakteri seperti e.coli daan staphylococcus, yang berasal dari kontak dengan feses.

–  Sofa
Sofa merupakan biang keladi untuk kuman-kuman bersarang di ruamh rumah. Sebab sofa diduduki oleh lebih banyak orang dibandingkan tempat duduk di ruangan yang lain. Basmi kuman di sofa dengan menggunakan vacuum claener.

–  Tembok Kamar Mandi
Tembok kamar mandi jarang sekali diperhatikan dan tak terlihat berkuman. Padahal faktanya ketika menyiram air pada toilet, kuman akan melompat ke tembok di dekatnya.