Mengatasi Gangguan Tulang Belakang

Penderita gangguan tulang belakang sebaiknya segera ke dokter. Semakin didi ditangani, prognosis penyakit akan semakin baik dan cepat. Keluhan pun bisa segera diatasi. Tulang belakang merupakan salah satu bagian terkuat dalam badan manusia. Begitu tulang penopang utama tubuh ini terganggu, maka rasa sakit akan segera menyerang sehingga produktivitas terganggu. aktivitas sehari-hari pun makini terhambat, selain juga berakibat fatal bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.  Tulang belakang terdiri atas tulang leher (cervical), bagian  tengah belakang (thoracal), dan bawah belakang (lumbal/pinggang). Struktur punggung yang rumit ini dapat digerakkan membungkuk, memutar, dan menyangga beban yang dibawa manusia, serta termasuk bagian tubuh yang amat rentan.
Apakah kita salah dalam beraktivitas, seperti mengangkat barang yang berat atau posisi duduk yang salah dalam waktu yang lama, bisa mengakibatkan tulang belakang dan saraf tulang belakang nyeri. Posisi duduk yang keliru tersebut misalnya miring, agak membungkuk, duduk dengan posisi tubuh merosot, atau posisi meja yang terlalu dekat atau terlalu jauh dari tempat duduk. Nyeri bisa bersifat menjalar (radicular) ke daerah tangan/kaki. Nyeri juga dapat berlangsung mendadak selama 4-6 minggu atau menahun lebih dari 6 minggu sampai seumur hidup.
Nyeri punggung juga dapat dipicu saat melakukan gerakan yang mendadak tanpa peregangan yang membuat otot tegang. Misalnya saat mengambil sesuatau yang terjatuh, jika gerakan dilakukan tiba-tiba, bisa mengakibatkan punggung sakit. Pasalnya gerakan yang tiba-tiba tersebut membuat sendi yang kaku rentan sobek sehingga menyebabkan keluarnya cairan sendi. Cairan sendi yang bocor keluar ini dapat menekan saraf sehingga memicu munculnya nyeri, selain rasa nyeri keluhan lainnya bisa bersifat ringan, seperti kram dan kesemutan, hingga keluhan yang sudah menganggu aktibitas sehari-hari seperti rasa tebal disertai kelemahan anggota gerak yaitu pada kaki dan tangan. Selain itu juga gangguan buang air besar dan kecil, disfungsi seksual, dan kelumpuhan parsial atau total di kaki.


Selain itu cedera patah tulang belakang, osteoporosis, infeksi, tumor, atau kelainan bentuk tulang belakang atau skoliosis, merupakan masalah lain yang juga dapat ditemui pada kasus tulang belakang dan saraf tulang belakang. Bila hal tersebut terjadi, harus ada penanganan khusus dari spesialis ortopedi. Pengobatannya bisa berupa tarapi, juga operasi tulang belakang. Dengan ke majuan teknologi, kini operasi tulang belakang bisa dilakukan dengan teknik pembedahan yang lebih efektif dan efesien. Metode tersebut adalah teknik pembedahan minimal invasive spain surgery (MISS).
Dengan teknik ini, operasi pasien tidak perlu dilakukan dengan syarat yang lebar dan panjang. Selain itu, waktu pengerjaan pun lebih singkat. Bukan atau syaratan pada bedah MISS berkisar 1,5-2 sentimeter saja. Teknik ini bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu menggunakan mikroskop atau endoskopi. Dengan cara pembedahan mutakhir ini, tim dokter dapat melakukannya tanpa harus membuka jaringan otot, secara umum tingkat keberhasilan menggunakan operasi jenis ini rata-rata mencapai 90%-98%. Dari faktor keamanan, penderita gangguan tulang belakang juga tidak perlu khawatir karena tim dokter dalam opersi ini tidak akan melakukan pembukaan pada otot-otot tulang belakang.
Keuntungan lainnya pas caoperasi dengan MISS, pasien tidak akan mengalami rasa nyeri atau ngilu pada tulang belakang. Pasca operasi pasien juga tidah diharuskan mengkonsumsi obat-obatan dengan dosisi tinggi yang mengakibatkan ke tergantungan. Masa pemulihan operasi ini juga terbilang lebih cepat dibandingkan dengan teknik konvensional. Penanganan masalah tulang belakang dilakukan secara terpadu dan menyeluruh oleh tim dari berbagai disiplin ilmu. Keterlibatan berbagai bidang ilmu ini sangat diperlukan untuk menetapkan diagnosis dan terapi yang tepat.

Cara pencegahannya .
1. Bawalah barang belanjaan, buku-buku, dan file kerja Anda pada kedua sisi. Sebaiknya menggunakan tas punggung. Jika dengan tas menyimpang, ubahlah beberapa minggu sekali posisi tas Anda.

2. Duduklah mengunakan kursi yang ergonomis, yaitu yang sesuai struktur tulang belakang dengan meyandarkan semua punggung dari pundak hingga bokong dengan rileks. Jangan memajukan bokong Anda hingga ke tepi kuris ketiaka Anda lelah bekerja.

3. Jangan membungku dengan ke dua kaki sejajar saat Anda akan mengangkat atau mengambil barang di lantai. Sebelum anda berjongkok, letakkanlah salah satu kaki di depan kemudian baru berjungkok.

4. Tidurlah mengunkan kasur atau spring bed yang padat. Kasur model ini bisa mengurangi cekungan (kurva) tulang pinggang yang berlebihan. Selain itu, gunakanlah bantalan yang tidak terlalu tinggi.

5. Peregangan setiap pagi. Ingat, Anda telah berbaring lemas selama delapan jam, jika tiba-tiba bangkit berdiri, Anda dapat mengalami cedera punggung. Sebelum bangun pelan-pelan regangkan lengan Anda ke atas kepala, kemudian tarik lutut ke arah dada secara bergantian.

6. Jangan duduk terlalu lama. Lakukan latihan ringan di kursi kerja Anda setiap satu jam sekali. Caranya, pertama lentingkan punggung Anda ke belakang dengan kedua tangan lurus ke atas. kedua, putar badan ke kiri dan ke kanan sejauh mungkin dengan berpegangan pinggir kursi.