Cukupi Kebutuhan Cairan Tubuh

Screenshot_110

Aktivitas yang kita lakukan, baik yang berat maupun ringan, yang dikerjakan di rumah atau di kantor, atau saat sedang berolahraga, tentu menguras cairan tubuh secara berlebihan. Bahkan, saat bekerja di ruangan ber-AC atau sedang tidur pun tubuh tetap kehilangan cairan sebanyak 350 ml atau 1/3 bagian memalui pernapasan, urien, dan penguapan melalui kulit. Apalagi jika berolahraga, tentu akan membuang lebih banyak cairan lagi.
Ciran tubuh yang hilang ini harus digantikan. Jika tidak, suhu tubuh akan meningkat dan akan lebih mudah lelah sehingga terjadi dehidrasi. Dehidrasi tak hanya mampu sembuat tubuh lebih cepat lelah, tetapi juga akan berpengaruh terhadap seluruh kerja organ dan proses dalam tubuh. Terletih, cairan tubuh sangat memegang peranan penting, yaitu mengatur suhu tubuh dan sebagai alat transportasi untuk menegedarkan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh.


Untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang, kita sebaiknya mengonsumsi cairan tubuh secara tepat dan cukup. Cara mengatasinya, salah satunya dengan mengonsumsi cairan yang mengandung elektrolit (Isotonik) agar cepat diserap tubuh dan mengembalikan cairan tubuh yang hilang. Minuman isotonik perlu dikonsumsi karena cairan tubuh terdiri atas air dan ion sehingga pada saat kehilangan cairan tubuh, artinya tidak hanya kehilangan air, tetapi juga ion tubuh. Ion memiliki peranan penting dalam mencegah terjadinya kelelahan pada otot (musclefatigue) yang disebabkan terhambatnya glikosis atau pemecahan glikogen (simpanan glikogen) menjadi tenaga. Seharusnya asam laktat yang ada dapat digunakan sebagai cadangan tenaga. Namun karena tubuh kurang cairan, proses perubahan itu menjadi terganggu.
Dengan demikian, menjaga hidrasi tetap seimbang merupakan hal yang penting agar terhindar dari efek-efek kurangnya cairan seperti dehidrasi. Yang perlu diperhatikan adalah tetap membiasakan minum sebelum, selama, sesudah beraktivitas. Terutama pada bayi, anak-anak, dan lansia, serta orang yang sedang sakit yang sangat rentan kekurangan cairan tubuh. Pengaturan minum secara teratur juga membutuhkan perhatian ketat.