Cerdas Atasi Gangguan Kesuburan

Anda sudah menikah dan belum kunjung dikasih momongan?
Jangan kecil hati karena kini pilihan teknologi pengobatan gangguan kesuburan kini sudah canggih.

Memiliki keturunan dan menimang buah hati, tentu merupakan impian setiap calon orang tua. Namun, tidak semua pasangan suami istri mendapatkan berkah ini. Dengan satu atau berbagai alasan, kehadiran anak pun tak kunjung tiba. salah satunya akibat adanaya gangguan kesuburan di Indonesia sampai saat ini masih cukup tinggi, dari keseluruhan data populasi di Indonesia jumlah wanita usia produktif adalah sekitar 39,8 juta orang dan sebesar 10% hingga 15%(sekitar 4 juta) diantaranya mengalami gangguan kesuburan. Program bayi tabung menjadi salah satu pilihan bagi pasangan suami istri yang mengalami gangguan kesuburan dan ingin mempunyai keturunan tersebut.
Terbatasnya jumlah klinik bayi tabung atau invitro fertilization (IVF) yang ada diseluruh Indonesia, yaitu hanya 23 klinik dan biaya program yang sebagian pasangan suami istri kurang terjangkau ditengarai menjadi alasan untuk tidak mengikuti program bayi tabung. Padahal, Indonesia merupakan negara paling awal yang menjalankan program bayi tabung. Perkembangannya tergolong lambat, dilihat dari jumlah peserta program bayi tabung yang masih sedikit dan jauh lebih kecil dibandingkan negara-negara Asia liannya.

Screenshot_91

Gangguan kesuburan merupakan kegagalan satu pasangan untuk mendapatkan kehamilan setelah melakukan hubungan seksual yang benar selama satu tahun tanpa memakai alat kontrasepsi. Faktor suami atau istri atau kombinasi keduanya dapat menyebakan gangguan kesuburan. Yang termasuk dalam faktor istri adalah gangguan pematangan sel telur, sumbatan saluran telur atau gangguan pada rahim dan indung telur. Sedangkan yang termasuk dalam faktor pria adalah masalah sperma.


“Mengatasi Masalah Gangguan Kesuburan ” dengan data terakhir menunjukkan, masalah gengguan kesuburan terjadi karena sumbatan saluran telur sebesar 35%, gangguan sperma sebesar 35%, gangguan pematangan telur sebesar 15% dan unexplained sebesar 10%. Pemeriksaan masalah gangguan kesuburan pada istri akan melihat apakah ada masalah pematangan telur, kerusakan saluran telur, kista cokelat ataupun gangguan rahim. Ada pun pada pria akan dilakukan analisis sperma, bentuk sperma, dan gerak sperma.Program bayi tabung merupakan salah satu cara untuk mendapatkan kehamilan pada pasangan infertilitas atau mengalami gangguan kesuburan dengan cara mempertemukan sperma dan sel telur di luat tubuh manusia.
Kemudian setelah terjadi pembuahan, sejumlah dua sampai tiga embrio akan ditanam kembali ke rahim si calon ibu. Kini , telah hadir suatu program canggih, modern, terjangkau (affordable), Reproductive dan Technology atau SMARTIVF. Smart IVF tidak sederhana (not simpel) prosesnya karena sama dengan proses program bayi tabung lainnya yang melewati delapan tahapan, yaitu pemeriksaan USG, hormon, saluran telur dan sperma, penyuntikan obat penekan hormon, pengambilan sel telur, pembuahan, pengembangan embrio, penanaman embrio, serta tahapan menunggu hasil. Namun dengan konsep ini biaya yang diperlukan pasangan suami istri ini yang menginginkan keturunan melalui program bayi tabung dapat terbantu. Program SMARTIVF diharapkan akan dapat membantu mereka yang membutuhkan.

Meningkatkan Kesuburan :
1. Tidur cukup
Dari penelitian, terlihat bahwa wanita yang telah berkurang kesuburannya memiliki kadar leptin yang rendah. Leptin adalah hormon yang memengaruhi rasa lapar dan berat badan. Kadar lepitan akan menurun jika Anda tidak cukup tidur. Jadi cobalah untuk tidur 7-8 jam setiap hari.
2. Berhenti merokok
Merokok ternyata tidak hanya mengacaukan kesehatan paru-paru dan jantung. Studi baru menunjukkan, merokok bisa meningkatkan risiko menopause dini. Racun di dalam nikotin bisa mengganggu ovulasi.
3. Jaga berat badan
Memiliki indeks massa tubuh  (IMT) yang lebih tinggi dari 25 dapat meningkatkan berbagai masalah kesehatan, seperti sindrome indung telur polikistik, yang mengacaukan siklus menstruasi anda dan menghalangi rencana anda untuk hamil tanpa kombinasi.
4. Berhubungan intim secara teratur
Melakukan hubungan intim secara teratur mampu mengendalikan siklus bulanan Anda. Sekaligus menunda penurunan kadar estrogen ketika usia bertambah. Kedua hal tersebut dapat meningkatkan kesuburan.
5. Rajin periksa kedokter
Infeksi penularan seksual seperti klamidiabisa menyebabkan rada pamggul yang meningkatkan luka pada saluran telur. Hal ini bisa menyebabkan ketidak suburan. Jika anda tergolong aktiv secara seksual, lakukan safe sex dan berkonsultasilah secara rutin kepada dokterkandungan untuk memonitor kesehatan reprosuksi Anda.