Cegah Serangan Jantung, Perhatikan Lima hal

Penyebab serangan jantung belum diketahui secara pasti. Namun, sejumlah faktor diketahui dapat meningkatkan risiko untuk terserang penyakit mematikan itu. Berdasarkan faktor-faktor risiko itu, para ahli kesehatan jantung mendengungkan kampanye  know your five. Intinya seseorang dianjurkan untuk mengenali lima hal untuk menekan risiko serangan jantung. Kelimannya ialah tekanan darah, kadar gula darah, kadar kolestrol, BMI, dan lingkar pinggang. Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah menjelaskan jika kelima hal itu diperhatikan, setiap orang bisa mengurangi risiko serangan jantung.

Screenshot_101

Faktor risiko lain yang tidak bisa dikontrol manusia. Ia mencontohkan umur, riwayat serangan di anggota keluarga lain, dan bagaimana laki-laki berisiko lebih besar dari pada perempuan yang belum menopause. Know you five ini bisa membantu untuk mengurangi risiko kita, aspek pertama dari konsep know your five ini ialah tekanan darah. Tekanan darah yang dianjurkan ialah di bawah 130/80, jika lebih dari 139/80 tekanan darah sudah memasuki taraf prahipertensi. Ini bisa dikontrol dengan gaya hidupnya diubah, lebih banyak olahraga, kurangi berat badan, dan kurangi konsumsi lemak serta garam.


Kedua kadar gula darah. Dianjurkan, kadar gula darah sewaktu berada di bawah 140mg/dl atau 100mg/dl jika sedang puasa. Gula darah sebenarnya diperlukan tubuh. Tetapi kalau lebih dari batas tertentu, gula darah tidak bisa diubah jadi kalori.
Ketiga yakni kadar kolestrol darah. kadar lemak dalam darah bisa dikontrol dengan menjaga apa yang dimakan dan olehraga rutin. Total angka kadar kolestrol harus di bawa 200 mg/dl.
Poin Keempat lebih mudah untuk dihitung sendiri, yakni BMI. Rumusnya ialah berat badan dalam satuan kilogram dibagi dengan tinggi dalam satuan meter dikuadratkan. Untuk digolongkan sehat, angkanya harus berada pada kisaran 18,5-22,9.  Obesitas itu kalau di atas 30.
Poin kelima yang perlu diperhatika ialah lingkar pinggang. Secara ilmiah, terbukti bahwa lingkar pinggang berhubungan dengan sindrom metabolis. Lingkar pinggang laki-laki sebaiknya dibatasi maksimal 90 cm, sementara perempuan maksimal 80 cm.