Gula Juga Penyebab Hipertensi

Gula bisa lebih buruk bagi tekanan darah dari pada garam, kadar gula yang tinggi mempengaruhi area utama otak yang menyebabkan denyut jantung menjadi lebih cepat dan tekanan darah menigkat. Selama bertahun-tahun, masyarakat telah didesak untuk memangkas asupan garam. Mereka membatasi pengguanaan garam sebanyak satu sendok teh perhari, penggunaan garam yang berlebihan akan meningkatkan seperempat risiko stroke. Sebenarnya yang menjadi faktor penyebab tekanan darah tinggi adalah gula, bukan garam (fakta ini didukung oleh analisis dari uji coba terkontrol secara acak).Mendorong konsumen untuk terus mengonsumsi gula, bukan garam, mungkin menjadi strategi diet yang lebih baik untuk mengontrol tekanan darah..


Para petinggi mengeluarkan pedoman baru yang mendesak masyarakat untuk membatasi diri antara lima hingga tujuh sendok teh gula sehari atas keprihatinan itu yang menyebabkan diabetes tipe 2 dan obesitas. Kadar gula yang tinggi memengaruhi area utama otak yang disebut hipotalamus yang menyebabkan denyut jantung menjadi lebih cepat dan tekanan darah meningkat, hal itu dapat menyebabkan tubuh kita memproduksi lebih banyak insulin, hormon yang juga bisa mempercepat denyut jantung. Seorang ilmuan peneliti penyakit jantung juga bertentangan dengan ahli yang mengklaim mengurangi konsumsi garam akan menurunkan tingkat obesitas dan penyakit jantung. Kadar garam rendah mengkatkan jumlah lemak tertentu dalam darah, risiko kesehatan masyarakat yang ditimbulkan oleh gula telah diremehkan.