Asupan Gizi Sebelum Kehamilan

Pentingnya kebutuhan gizi yang seimbang bagi ibu hamil memang mutlak diperlukan. Namun, menjaga asupan gizi sebelum kehamilan tidak kalah penting. Bahkan, kecukupan gizi ibu harus terus dijaga hingga 1.000 hari petama kehidupan. Pentingnya pemahaman akan gizi yang baik, bahkan sebelum kehamilan guna mengurangi risiko kurang gizi, asupan gizi yang baik hanya dibutuhkan ketika ibu sudah mulai hamil. Dengan asupan gizi yang baik dan seimbang diharapkan janin dapat bertumbuh dan berkembang baik, kelak bayi juga bisa lahir dan tumbuh sehat.
Itu sebabnya kecukupan nutrisi sebelum kehamilan adalah fase yang paling penting, ini karena kecukupan nutrisi sebelum kehamilan akan menentukan kualitan pembuatan. Sebaiknya sebelum menikah, baik pria maupun wanitanya memeriksakan diri mereka ini berguna untuk memeriksa status gizi ataupun penyakit menular yang sekiranya akan membahayakan kandungan kelak. Sebagian besar wanita baru memeriksakan kandungannya kedokter setelah kandungan berusia satu bulan, mereka lantas segera membereskan asupan gizi yang biasa dikonsumsi untuk lebih baik dan terjag.


Disisi lain setelah wanita baru tahu dirinya positif di usia kandungan satu bulan, sama saja wanita tersebut melewatkan pemenuhan nutrisi pada empat minggu pertama usia kandungannya. Sementara pada usia delapan minggu  pertama, janin membutuhkan asupan nutrisi lengkap demi memenuhi pertumbuhan organ-0organ si jaban bayi. Kalau seperti itu sisa si wanita untuk memenuhi semua itu hanya empat minggu selanjutnya, empat minggu pertama iya lewatkan itu hal seperti inilah yang harus diperhatikan.
Alangkah baiknya bila seorang wanita sebelum memutuskan untuk hamil, melakukkan diet sehat seperti diet tinggi protein rendah karbohidrat, agar kehamilan yang diidam-idamkan terwujud. Wanita yang menjalankan diet ini akan memiliki kehamilan dua kali lebih tinggi dari pada wanita yang hanya mengonsumsi asam folat. Adapun pada masa kehamilan, asupan gizi yang tepat dan lengkap sudah pasti amat diperlukan, makanan yang dikonsumsi ibu hamil harus disesuaikan dengan kebutuhan gizi pada setiap tahapan kehamilan karena kebutuhan tiapa tahap berbeda. Seorang ibu hamil harus memastikan kecukupan pemenuhan zat gizi, seperti energi dan protein, vitamin dan mineral, asam folat, kolin, serta asam lemak seperti DHA, ALA & LA selama masa kehamilan.
Sebelum melahirkan, saat ibu menyusui lagi-lagi pemenuhan nutrisi yang seimbang harus tetap dijaga. Fase tersebut dikenal sebagai 1.000 hari pertama kehidupan. Masih banyak ibu hamil di Indonesia yang kekurangan asupan gizi seperti protein dan zat gizi mikro, hal tersebut dapat memengaruhi tumbuh kembang sang janin dan kesehatan ibu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *