Gadget Anda Bisa Membuat Mata Lelah

Cara Mengatasi Mata Lelah

Penggunaan gadget yang tidak memiliki bhatas waktu bisa mempengaruhi kondisi kesehatan mata. Gangguan yang paling umum adalah sindrom mata lelah yang dapat mengganggu penglihatan. Zaman sekarang, perkembangan teknologi semakin canggih yang diciptakan untuk mempermudah dan mempercepat segala kegiatan manusia. Tetapi, perangkat mutakhir tersebut seperti televisi, komputer, gadget, dan video games juga mempunyai dampak yang negatif yaitu mengganggu kesehatan mata yang merupakan organ penting bagi penglihatan manusia.

Mata yang digunakan untuk melihat gadget, seperti smartphone atau tablet dalam waktu yang lama dan tanpa istirahat bisa menyebabkan asthenopia atau mata lelah. Yaitu pupil mata yang bekerja lambat bereaksi terhadap cahaya karena telah berlebihan terkena cahaya. Mata lelah ditandai dengan sering mengantuk, mata merah, perih, berair atau cepat capek karena otot-otot mata dipaksa bekerja keras. Dampak parah dari penggunaan gadget yang berlebihan adalah dapat menimbulkan silindris.

Jika dibiarkan mata lelah bisa menimbulkan mata kering serta nyeri di mata yang akan memengaruhi pandangan sehingga penglihatan terasa buram, ganda, dan kemampuan melihat warna menurun. Tak jarang, rasa tidak nyaman menyebar hingga kepala, bahu, punggung, dan pinggang.

Kondisi tersebut biasanya dikaitkan dengan tingginya tekanan darah dan kolesterol. Bahkan, dapat berpengaruh terhadap hormon-hormon yang mengatur kekebalan tubuh, seperti melatonin. Biasanya, banyak orang yang tidak sadar dengan kondisi ini dan baru menemui dokter mata setelah mata mereka mengalami masalah yang serius. Selain itu, menggunakan gadget tenpa henti bisa memicu kerusakan retina yang disebut lattice degenerasi atau dalam bahasa yang lebih awam bolong-bolong pada retina, jika dibiarkan bisa menimbulkan retina terlepas, bahkan sampai kebutaan. Ciri-ciri adanya bintik-bintik atau seperti lalat berterbangan di penglihatan.

Serabut-serabut merah pada mata juga dapat menjadi tandanya. Lattice degenerasi umumnya terjadi karena penurunan fungsi tubuh seiring dengan proses penuaan atau karena riwayat trauma benturan. Tetapi kondisi ini bisa datang lebih cepat karena pengaruh gaya hidup salah satunya penggunaan gadget yang berlebihan tersebut.

Pasien yang menderita katarak belakangan ini menyerang kalangan yang muda. Biasanya 60 tahunan, namun saat ini pasien katarak sebanyak 35% adalah individu yang berusia di bawah 50 tahun. Ini kemungkinan berhubungan dengan penggunaan gadget. Efek kecanduan gadget tidak hanya menyerang mata orang dewasa, juga anak-anak.

Belakangan orang tua muda kerap memperkenalkan anak dengan gadget sebagai mainan atau bahkan menjadikannya sebagai baby sitter agar anak anteng dan tidak merengek. Tidak heran, anak pada zaman sekarang cenderung mempunyai mata yang terkena intensitas paparan cahaya lebih banyak sehingga banyak dijumpai anak-anak usia balita telah menggunakan kacamata.

Salah seorang dokter spesialis mata anak mengungkapkan sering bermain gadget bisa menurunkan kemampuan fokus jarak jauh pada mata anak. Dampaknya, buah hati akan menderita miopia atau rabun jauh yang bakal meningkat terus minusnya sepanjang hidup.

Cara Agar Mata Anda Tetap Sehat:

1. Sesuaikan tingkat kontras dan kecerahan layar gadget. Sebaiknya jika Anda mengatur pencahayaan yang terkait brightness dan kontras pada layar komputer atau laptop Anda. Anda juga perlu menyesuaikan ukuran huruf atau font layar. Hal tersebut perlu dilakukan agar Anda tidak sering memicingkan mata saat menatap layar.

2. Mengedipkan mata, berkedip sangatlah penting untuk mata, karena memberikan kelembapan dan mencegah mata dari rasa gatal  dan kering. Ketika berfokus memandangi layar gadget atau komputer, termasuk menatap huruf dan ketikan atau memainkan game online dianjurkan untuk mengedipkan mata sesering mungkin.

3. Waktu istirahat yang cukup, saat sudah merasa lelah dan lama menatap gadget atau di depan komputer cobalah beristirahat sejenak dengan melepaskan diri anda dari meja kerja dan layar komputer. Selain berfungsi untuk membuat mata Anda lebih santai, waktu istirahat ini juga bisa Anda gunakan untuk sedikit melakukan peregangan tubuh untuk mendapatkan sirkulasi darah yang cukup.

4. Maengatur pencahayaan ruangan, pastikan saat menggunakan komputer atau laptop. Saat Anda berada di ruangan yang terang dengan tingkat pencahayaan yang cukup. Ruangan yang gelap membuat mata Anda lebih cepat lelah dalam menatap layar.

5. Senam mata, salah satu mencegah atau meminimalkan ketegangan mata dengan senam mata sederhana. Coba pandangi objek yang terletak di kejauhan selama beberapa menit, kemudian gosok kedua telapak tangan Anda sampai tersa hangat, lalu tempelkan tangan yang telah menjadi hangat ke mata Anda. Hal tersebut menjadikan mata Anda lebih rileks.