Kanker Prostat

Kanker Prostat

 

  • Kanker prostat adalah kanker (tumor ganas) dari prostat
  • Kelenjar prostat terletak di bagian bawah dari kandung kemih dan di tengahnya terdapat uretra, saluran yang mengalirkan kencing dari kandung kemih keluar melalui alat kelamin pria
  • Kelenjar prostat berfungsi memproduksi cairan semen, yang berguna sebagai transport sperma
  • Kebanyakan pembesaran prostat bukan disebabkan oleh kanker, tetapi oleh suatu proses jinak yang disebut BPH (Benign Prostate Hyperplasia)
  • Kebanyakan kanker prostat pertumbuhannya cukup lambat dan tanpa gejala pada stadium dini

 

Penyebab dan Faktor Risiko

Penyebab yang pasti dari kanker prostat belum diketahui sampai saat ini, namun diketahui ada beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kanker prostat.

 

Setiap jenis kanker mempunyai faktor risiko yang berbeda. Adanya faktor risiko bukan berarti pasti terkena kanker.

 

Beberapa faktor risiko, antara lain:

  • Usia diatas 50 tahun
  • Riwayat kanker prostat dalam keluarga
  • Diet tinggi lemak dan rendah serat
  • Obesitas

 

Gejala

  • Kanker prostat pada stadium awal biasanya belum memberikan gejala.
  • Namun ada beberapa gejala yang perlu diwaspadai:

1. Perubahan pola buang air kecil, antara lain:

  • Sering buang air kecil
  • Harus mengedan waste buang air kecil
  • Sulit saat buang air kecil
  • Pancaran air seni lemah atau terhambat

2. Buang air kecil terasa panas atau sakit

3. Sakit di daerah pinggul, bokong,pangkal paha atau punggung

4. Ada darah dalam air seni dan air mani

 

Perlu diingat gejala-gejala tersebut bukanlah gejala yang spesifik (khas) untuk kanker prostat, namun bila pria diatas 50 tahun mengalami salah satu gejala diatas sebaiknya waspada dan periksakan diri.

 

Pemeriksaan dna Deteksi Dini

 

  • Untuk deteksi dini dianjurkan pria usia diatas 50 tahun sudah melakukan pemeriksaan sebagai berikut:

-PSA (prostat spesifik antigen)

-USG (ultrasound) prostat

-Pemeriksaan colok dubur

  • Hasil pemeriksaan PSA yang meningkat belum pasti disebut kanker prostat. Pembesaran jinak prostat (BPH), infeksi saluran kencing atau radang prostat (prostatitis) semua bisa meningkatkan PSA tanpa adanya kanker prostat.
  • Bagi kelompok risiko tinggi (pria dengan faktor risiko), sebaiknya pemeriksaan dilakukan sejak usia 40 tahun atau sesuai dengan rekomendasi dokter Spesialis Urologi.
  • Diagnosa pasti dari kanker prostat dikonfirmasi berdasarkan hasil patologi anatomi dari biopsy prostat.