KANKER HATI

kanker hati

Kanker hati terutama apa yang disebut Hepatoma merupakan penyebab kematian ketiga dari seluruh macam kanker di dunia, dan lebih dari setengah juta orang menderita penyakit tersebut.

Kanker hati ada dua macam kelompok besar yaitu kanker hati primer dan sekunder. Kanker hati primer artinya kanker hati tersebut berasal (tumbuh) dari bagian hati sendiri, sedangkan yang sekunder berasal dari luar hati (metastase), misalnya dari lambung, paru-paru, atau payu dara.

Kanker primer yang paling sering disebut hepatoma atau hepato cellular carcinoma (HCC), karena berasal dari sel hati atau hepatocyte. Kanker hati primer yang lain, seperti kholangiokarsinoma, retikuloendotelioma, mesotelioma, dan ada lagi yang lainnya, semua ini sangat jarang terjadi.

Yang menyebabkan hepatoma, apabila sel kanker terjadi pada pembelahan sel terjadi lebih cepat dari biasa dan terhindar dari kematian sel (apoptosis). Demikian halnya dengan Hepatoma. Penyebab yang sebenarnya dari Hepatoma masih belum begitu jelas, namun demikian telah diketahui bahwa kira-kira 80% Hepatoma terjadi setelah Hati mengalami Sirrosis (Cirrhosis). Pada orang yang lebih muda bisa terjadi pada hati yang belum mengalami sirrosis.

Cirrhosis Hati adalah penyakit hati yang khronik yang disebabkan oleh banyak faktor ditandai dengan pengrusakan sel Parenchim Hati (hepatocyte), terjadi perubahan bentuk Hati dari lobuler menjadi noduler. Juga terjadi penggantian sel hati dengan jaringan serat (fibrous tissue).

hepatoma (kanker hati) terdapat gejala dan tanda-tanda seperti :

1. Penurunan berat badan

2. Kehilangan nafsu makan

3. Mual dan muntah

4. Mudah capek dan merasa lelah

5. Hatinya membesar

6. Abdomen (perutnya)  membesar

7. Kulit dan matanya kelihatan kuning

8. Kotorannya berwarna putih

Cara mencegah terjadi penyakit kanker hati ( Hepatoma ) :

1. Untuk mencegah Hepatoma kita harus ingat pemicu dan faktor-faktor yang berhubungan dengan Hepatoma. Di China, dengan mengganti sumber air minum yang asalnya diambil dari telaga tertentu (pond-ditch) di daerah Qidong dengan air tanah, maka kematian akibat Hepatoma menurun pelan-pelan. Air dari telaga tersebut mengandung microcystin, suatu promoter dari  hepat0ocarcinogenesis.

2. Vaksinasi hepatitis B. Untuk mencegah penyakit Hepatitis B bisa dilakukan vaksinasi.

3. Untuk mencegah terjadinya sirrosis Hati pada penderita Hepatitis B dan C perlu diberikan pengobatan yang sesuai.

4. Hindari memakan kacang, jagung atau makanan lain yang ber jamur  karena makanan tersebut bisa terkontaminasi oleh aflatoksin.

5. Hindari alkohol (ingat tape mengandung alkohol).

Ada dua macam pengobatan hepatoma (kanker hati) :

1. secara medis : Operasi, mulai dari reseksi dari Hepatoma sampai transplantasi Hati. Ada persyaratan tertentu untuk dilakukannya suatu tindakan operasi. Cryosurgery : Dengan memakai liquid nitrogen atau argon, Hepatoma dibekukan, untuk membunuh sel kankernya. Cara yang lain seperti : Radiofrequency Ablation (RFA), Ethanol Injections, Chemotherapy, Transarterial Chemoembolization (TACE), Radiation Therapy bisa diberikan tergantung keadaan dan stadium dari Hepatoma.

2. Secara Alternatif : bisa mengkonsumsi Jinten Hitam secara teratur. Jinten Hitam mengandung banyak anti oksidan dan anti radikal bebas yang mungkin bisa mencegah Hepatoma (lihat tulisan saya tentang Jinten Hitam).